KETIK, MALANG – KPU Kota Malang bakal memberikan sanksi tegas terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang terbukti terlibat membantu pengumpulan berkas dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan di Pilkada 2024.
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Malang, Ali Akbar menjelaskan, sanksi yang diberikan berupa pemecatan terhadap para oknum. Saat ini, pihaknya masih dalam tahap klarifikasi kebenaran informasi tersebut.
"Iya jelas, kalau memang sudah terbukti dan bersalah ya sudah, kita pecat," tegasnya, Jumat (2/8/2024).
Klarifikasi akan dilakukan dengan menemui PPK se-Kota Malang. Apabila informasi tidak didapatkan, maka KPU Kota Malang akan turun ke Panitia Pemungutan Suara (PPS). Nantinya KPU Kota Malang akan melakukan pleno terhadap kasus tersebut.
"Di PPK atau PPS kita perlu klarifikasi, kita tahu dan mendengar itu dari media sosial. Nanti kita akan plenokan di tingkat kota, bagaimana penyikapan hal ini. Kita enggak mungkin menyalahi aturan juga," tambahnya.
Ali juga menjelaskan bahwa konsekuensi terhadap bapaslon independen menjadi kewenangan mutlak dari Bawaslu Kota Malang. Kini, KPU Kota Malang akan menyelesaikan persoalan tersebut melalui komunikasi dengan pimpinan mengingat jadwal Pilkada yang berhimpitan.
"Kita berhimpitan dengan jadwal Pilkada ini. Kalau sudah terbukti bagaimana nasibnya adhoc, perseorangan, kan kita belum tahu. Mekanismenya apa yang mau diambil. Kalau dugaan pelanggaran calonnya ke Bawaslu," tutupnya.(*)
KPU Kota Malang Bakal Pecat PPK yang Terlibat dalam Pengumpulan Dukungan Bapaslon Independen
2 Agustus 2024 06:21 2 Agt 2024 06:21
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Malang, Ali Akbar. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
KPU Kota Malang PPK Dipecat PPK Kota Malang Kota Malang Pilkada 2024Baca Juga:
Hari Terakhir Libur Sekolah, Okupansi Hotel di Kota Malang Tembus 90 PersenBaca Juga:
Libur Sekolah 2026, Stasiun Malang Padat! Penumpang Kereta Tembus 175 Ribu OrangBaca Juga:
Nostalgia dan Sehat, Layang-Layang Tetap Jadi Permainan Primadona Masyarakat Malang RayaBaca Juga:
Tinggal Tunggu Perwal, Angkutan Pelajar Gratis Kota Malang Siap MengaspalBaca Juga:
Baris-Berbaris hingga Yel-Yel, Siswa MTsN 1 Kota Malang Bentuk Mental Lewat MATAMUDA di LanalBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
15 Juli 2026 18:37
Nostalgia dan Sehat, Layang-Layang Tetap Jadi Permainan Primadona Masyarakat Malang Raya
15 Juli 2026 18:07
FBiPK UB Mulai Pengabdian Kampung Lingkar Kampus, Kenalkan Laboratorium Pendidikan Terpadu
15 Juli 2026 17:51
Tinggal Tunggu Perwal, Angkutan Pelajar Gratis Kota Malang Siap Mengaspal
14 Juli 2026 21:29
Dukung Gaya Hidup Sehat Kaum Urban, PKB Gelar Turnamen Badminton Cak Udin Open 2026
14 Juli 2026 17:26
Sumbang PAD Rp369 Miliar, Sport Tourism Jadi Motor Utama Program 1.000 Event di Kota Malang
.png)