CSR Tak Proposional, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Warning Bank Jatim

Editor: Gumilang

30 Jan 2026 19:29

Thumbnail CSR Tak Proposional, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Warning Bank Jatim
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir. (Foto: Dok Abdul Qodir)

KETIK, MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang melayangkan kritik keras terhadap kebijakan Bank Jatim Cabang Kepanjen. Kritik ini muncul menyusul adanya ketimpangan alokasi Corporate Social Responsibility (CSR).

CSR atau tanggung jawab Sosial Bank Jatim dinilai oleh Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang tidak proporsional dibandingkan dengan kontribusi APBD.

​Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, menyatakan bahwa kepercayaan adalah fondasi utama pengelolaan keuangan daerah. 

"Dengan nilai APBD Kabupaten Malang yang mencapai kurang lebih Rp5 triliun, masyarakat seharusnya mendapatkan manfaat sosial yang sepadan," ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat, 30 Januari 2026.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Lebih lanjut ia mengungkapkan, berdasarkan data dihimpun, terdapat perbedaan signifikan dalam pemberian CSR oleh Bank Jatim. Kota Malang, yang memiliki APBD sekitar Rp2,3 triliun, tercatat memperoleh alokasi CSR hingga Rp8 miliar. 

Sementara itu, Kabupaten Malang dengan nilai APBD yang jauh lebih besar hanya menerima bantuan berupa satu unit mobil sampah.

​"Perbedaan ini mengundang pertanyaan rasional mengenai parameter keadilan dan keberpihakan Bank Jatim. Terlebih lagi, hingga saat ini kantor Bank Jatim di Kabupaten Malang masih berstatus sewa. Ini memperkuat kesan kurangnya komitmen jangka panjang terhadap daerah kami," kata Adeng sapaan akrabnya.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang kata ia, mendesak Bupati untuk melakukan Evaluasi Kerja Sama penempatan APBD dengan Bank Jatim

Baca Juga:
Bank Jatim Bertekad Jadi BPD Nomor 1 di Indonesia pada 2030

​Fraksi PDI Perjuangan juga memunculkan opsi strategis untuk mengalihkan penempatan dana APBD ke lembaga perbankan lain. Seperti ​Bank Artha Kanjuruhan BPR milik Pemerintah Kabupaten Malang, atau dengan ​Bank-bank HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara. Red).

Langkah ini dinilai sah demi menjaga martabat dan kedaulatan ekonomi daerah, mengingat APBD merupakan uang rakyat yang bersumber dari kerja keras petani, buruh, hingga pelaku UMKM.

​Meski bersikap tegas, Abdul Qodir menekankan bahwa pihaknya tidak menutup pintu dialog. Fraksi PDI Perjuangan masih memberikan kesempatan bagi Bank Jatim untuk menunjukkan kepekaan dan keberpihakan yang lebih proporsional terhadap Kabupaten Malang.

​"Sikap kami jelas, tegas dalam prinsip, bijak dalam tujuan. Sebagaimana ajaran Bung Karno, keadilan sosial harus diperjuangkan dengan pikiran jernih dan keberanian yang bermartabat," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Program Sagasatu SRMP 14, Wali Kota Batu Cak Nur Dorong Siswa Kenali Peran Pemerintahan

Baca Selanjutnya

Pembangunan Sekolah Rakyat di Cilacap Target Juni Rampung, Bulan Juli Bisa Terima Murid

Tags:

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Kabupaten Malang Bank Jatim Pemkab Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

11 April 2026 01:56

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

11 April 2026 01:19

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar