KETIK, LUMAJANG – Ketika meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Citrodiwangsan 5, Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati meminta kepada mitra SPPG di Lumajang untuk memenuhi standar gizi sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).
Hal ini disampaikan Bunda Indah, panggilan akrabnya, ketika meresmikan SPPG Citrodiwangsan 5, pada hari ini, Sabtu, 25 April 2026.
Tidak hanya kepada SPPG Citrodiwangsan 5 Lumajang, kepada semua SPPG di Kabupaten Lumajang diminta hati- hati dalam menyediakan menu MBG, agar penerima manfaat dari program ini benar-benar puas tanpa adanya keluhan.
"Saya minta kepada penerima manfaat untuk lapor ke saya kalau memang ada menu yang kurang sesuai. Tapi kalau sudah bagus, saya juga minta untuk tidak posting-posting di medsos, apalagi hoax," kata Bunda Indah.
Bunda Indah mengaku tidak memiliki kewenangan dalam program MBG, namun pihaknya menyatakan akan terus memantau MBG di Lumajang.
"Tapi saya akan terus ikut memantau. Memang MBG ini program baru, tentu tidak bisa langsung sempurna. Semuanya butuh proses," kata Bunda Indah.
Saat ini, kata Bunda Indah sudah 70 SPPG yang sudah beroperasi, selebihnya masih dalam proses pembangunan.
Sementara itu owner SPPG Citrodiwangsan 5 Deddy Firmansyah kepada media ini mengatakan, SPPG miliknya akan melayani 1.800 penerima manfaat.
"Kita akan berusaha maksimal sesuai dengan petunjuk teknis SPPG. Kita pastikan memasaknya diatas jam 24.00, sesuai petunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN). Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Deddy Firmansyah.
Saat ini SPPG Citrodiwangsan 5 Lumajang memiliki 48 karyawan dan akan mulai mendistribusikan MBG mulai Senin, 27 April mendatang.
