Komisi C DPRD Lumajang Meyakini Penerapan QR Qode Bisa Kurangi Tambang Ilegal

23 September 2026 14:02 23 Sep 2026 14:02

Abdul Fatah

Editor
Thumbnail Komisi C DPRD Lumajang Meyakini Penerapan QR Qode Bisa Kurangi Tambang Ilegal

Mukhamad Rizal, Anggota Komisi C DPRD Lumajang (Foto : Abdul Fatah / Ketik)

KETIK, LUMAJANG – Anggota Komisi C DPRD Lumajang Mukhamad Rizal menilai penerapan QR Qode dalam pembayaran pajak Galian C, khususnya pasir dinilai efektiv dalam mengurangi tambang ilegal di Kabupaten Lumajang.

Menurut Mukhamad Rizal, jika petugas di portal pemeriksaan pajak benar-benar tegas dalam menegakkan aturan, hampir bisa dipastikan tambang ilegal yang tidak membawa print QR Qode tidak akan bisa keluar dari Lumajang.

"Jika petugasnya tidak main-main, hampir pasti truk yang tidak membawa QR Qode tidak akan berani melintas pada pos pemeriksaan pajak. Makanya saya sangat mendukung penggunaan QR Qode ini agar tambang ilegal di Lumajang benar-benar bisa ditekan," kata Mukhamad Rizal.

Disisi lain, dengan penerapan QR Qode ini, sejumlah pedagang pasir atau pemilik stokphile akan berhati-hati dalam membeli pasir dari tambang ilegal, karena ketika keluar dari Lumajang, truk mereka masih harus menjalani pemeriksaan QR Qode sesuai dengam jumlah pasir yang diangkut.

"Saya kira akan sulit juga pada akhirnya. Asal tidak ada perusahaan yang menjual QR Qode kepada tambang ilegal, maka saya meyakini tambang ilegal akan mati dengan sendirinya," kata Mukhamad Rizal kemudian.

Masih kata Mukhamad Rizal, asal petugas tegas dan pemilik stockphile menolak untuk membeli pasir dari tambang ilegal, maka kedepan PAD dari tambang pasir akan meningkat.

"Kuncinya ada di petugas pemeriksaan pajak. Jika mereka tegas, baik kepada truk kecil maupun tronton, saya yakin kedepan tambang ilegal ini akan terus berkurang," urainya kemudian.

Anggota Komisi C ini sangat berharap Pemkab Lumajang terus melakukan pengawasan agar tidak ada perusahaan yang berizin, yang kemudian menjual QR Qode kepada tambang ilegal.

"Intinya semua celah harus ditutup demi peningkatan PAD dari tambang pasir di Kabupaten Lumajang," harapnya kemudian.

Tombol Google News

Tags:

Tambang Ilegal Komisi C DPRD Lumajang Qr Qode Mukhamad Rizal