Jalan Nasional Bypass Soekarno-Hatta Rangkasbitung Kembali Rusak, Warga Pertanyakan Kualitas Perbaikan

11 Juni 2026 09:43 11 Jun 2026 09:43

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Jalan Nasional Bypass Soekarno-Hatta Rangkasbitung Kembali Rusak, Warga Pertanyakan Kualitas Perbaikan

Kondisi ruas Jalan Nasional Bypass Soekarno-Hatta Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, kembali rusak. (Abdul Kohar/Ketik.com)

KETIK, LEBAK – Kondisi ruas Jalan Nasional Bypass Soekarno-Hatta Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, kembali menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, jalan yang belum lama diperbaiki tersebut kini mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik, bahkan berada di lokasi yang sama dengan kerusakan sebelumnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kamis 11 Juni 2026, kerusakan terlihat di beberapa titik sepanjang ruas jalan tersebut. Lubang-lubang berukuran cukup besar dan dalam tampak menganga di badan jalan, di antaranya berada di depan Gedung Sakinah dan kawasan Perempatan Pasir Jati, Kelurahan Cijoro Lebak.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan turun. Genangan air yang menutupi lubang membuat pengendara sulit mengidentifikasi tingkat kedalaman kerusakan jalan sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Dari foto yang diperoleh, terlihat permukaan aspal mengalami pengelupasan dan kerusakan di sejumlah bagian. Sementara itu, arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau cukup padat dengan aktivitas kendaraan roda dua, mobil pribadi hingga truk bermuatan berat yang melintas setiap hari.

Salah seorang warga Cijoro Lebak, Miqdad, mengaku kecewa lantaran kerusakan jalan kembali terjadi dalam waktu yang relatif singkat setelah dilakukan perbaikan.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan perbaikan yang dilakukan sebelumnya. 

Ia menilai anggaran yang telah dikeluarkan untuk pemeliharaan jalan seharusnya dapat menghasilkan infrastruktur yang lebih tahan lama dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

"Sangat disayangkan uang negara dipakai sia-sia. Baru beberapa bulan diperbaiki, sekarang kondisi jalannya sudah rusak kembali," ujar Miqdad kepada wartawan.

Ia menambahkan, lubang-lubang yang terdapat di badan jalan kerap membuat pengendara terjebak dan harus mengurangi kecepatan secara mendadak. Tidak jarang pengendara sepeda motor terlihat berupaya menghindari lubang dengan berpindah jalur, yang justru berpotensi menimbulkan kecelakaan.

"Kalau malam hari atau saat hujan, lubangnya tidak terlihat karena tertutup genangan air. Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan," katanya.

Warga pun meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Banten segera turun tangan melakukan perbaikan secara menyeluruh. 

Berharap penanganan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara, melainkan memperhatikan kualitas konstruksi agar kerusakan serupa tidak terus berulang.

"Pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan yang ada sekaligus melakukan evaluasi terhadap kualitas pekerjaan sebelumnya, sehingga jalan nasional yang menjadi urat nadi transportasi tersebut dapat kembali memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan,"pungkasnya.

Diketahui, Jalan Bypass Soekarno-Hatta Rangkasbitung merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Lebak dengan sejumlah wilayah lain di Provinsi Banten, seperti Pandeglang, Serang, Tangerang hingga Jakarta. Tingginya mobilitas kendaraan di jalur tersebut membuat kondisi jalan yang baik menjadi kebutuhan penting bagi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.(*)

 

Tombol Google News

Tags:

Jalan Nasional Bypass Soekarno-hatta Rangkasbitung Kembali Rusak Warga Pertanyakan Kualitas Perbaikan Bpjn Wilayah Banten Kementrian Pupr Ri ketik.com Kabupaten Lebak Jalan berlubang