Warga Huntara Lebakgedong Kritik Keras Proyek Jalan Menuju Hunian Tetap, Zaenudin: Jangan Terus Beralasan

26 Juli 2026 15:51 26 Jul 2026 15:51

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Warga Huntara Lebakgedong Kritik Keras Proyek Jalan Menuju Hunian Tetap, Zaenudin: Jangan Terus Beralasan

Warga Huntara Lebak Gedong. (Foto: Zaenudin for ketik.com)

KETIK, LEBAK – Warga Hunian Sementara (Huntara) Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Zaenudin, melontarkan kritik terhadap lambatnya penyelesaian pembangunan jalan menuju lokasi Hunian Tetap (Huntap) yang menjadi akses utama mobilisasi material pembangunan.

Zaenudin menilai progres pembangunan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten kembali mengalami keterlambatan. 

Menurutnya, kondisi tersebut menghambat percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga penyintas bencana yang telah bertahun-tahun tinggal di hunian sementara.

"Dari total pekerjaan sekitar 900 meter, sampai hari ini baru sekitar 450 meter yang selesai dikerjakan. Sisanya belum ada penyelesaian. Kami tidak ingin terus mendengar berbagai alasan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian kapan pekerjaan ini benar-benar dituntaskan," ujar Zaenudin kepada wartawan, Minggu 26 Juli 2026.

Ia mengatakan, keterlambatan penyelesaian jalan bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, pekerjaan yang telah dimulai sejak 2025 belum dapat diselesaikan dan pada 2026 kembali belum rampung.

"Kalau kondisinya seperti ini, masyarakat menilai proyek tersebut kembali mangkrak. Tahun 2025 belum selesai, sekarang tahun 2026 juga belum tuntas. Padahal jalan ini sangat penting untuk mendukung pembangunan hunian tetap," katanya.

Zaenudin berharap Pemerintah Provinsi Banten segera menyelesaikan sisa pekerjaan tanpa kembali menunda pelaksanaannya. 

Ia menegaskan masyarakat hanya menginginkan akses jalan yang layak agar pembangunan hunian tetap dapat segera dilaksanakan.

"Apapun kendalanya, kami berharap pada Juli 2026 pengerasan jalan menuju lokasi hunian tetap sudah selesai seluruhnya. Jangan lagi ada alasan yang membuat masyarakat harus terus menunggu," ujarnya.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Zaenudin juga menyampaikan harapan agar warga Lebakgedong segera dapat menikmati hasil pembangunan yang telah lama dinantikan.

"Sebentar lagi bangsa ini memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Namun bagi kami, masyarakat yang sudah bertahun-tahun tinggal di hunian sementara, kemerdekaan itu belum sepenuhnya kami rasakan. Sudah enam tahun kami menunggu kepastian hunian tetap beserta infrastruktur pendukungnya," tuturnya.

Di sisi lain, Zaenudin mengapresiasi progres pekerjaan pematangan lahan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Lebak. Menurutnya, pekerjaan tersebut telah memasuki tahap akhir.

"Alhamdulillah, pekerjaan pematangan lahan sudah mencapai sekitar 95 persen. Tinggal penyelesaian pemasangan bronjong dan tembok penahan tanah. Setelah itu kami berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat segera membangun hunian tetap, sementara Pemerintah Provinsi Banten menyelesaikan akses jalannya," kata Zaenudin.

Ia berharap seluruh pihak dapat mempercepat penyelesaian proyek agar masyarakat Lebakgedong yang selama ini tinggal di hunian sementara segera memperoleh hunian tetap yang layak beserta akses infrastruktur yang memadai.(*)

Tombol Google News

Tags:

Warga Huntara Lebak gedong mangkrak Pembangunan Pengerasan Jalan Kabupaten Lebak banten Zaenudin Huntap