KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan skema pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menggandeng lembaga perbankan. Program tersebut juga akan menyasar para penerima bantuan Mlijo Cinta sebagai upaya memperkuat sektor usaha mikro di pedesaan.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengungkapkan, pemerintah daerah akan memfasilitasi akses permodalan melalui kerja sama dengan Bank Jatim. Dalam skema tersebut, Pemkab Jember akan memberikan subsidi bunga sehingga pelaku usaha tidak terbebani biaya pinjaman.
"Nanti akan disambungkan dengan perbankan. Ini ada dari Bank Jatim. Nanti kita ada program subsidi bunga. Bunganya nanti dibayarin pemerintah kabupaten," kata Gus Fawait saat menghadiri kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Balai Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, Senin, 20 Juli 2026.
Gus Fawait menjelaskan, kebijakan tersebut dirancang untuk mendorong masyarakat agar semakin percaya diri mengembangkan usaha dan memperluas aktivitas ekonomi produktif.
Ia menilai dukungan permodalan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan skala usaha sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Selain mempersiapkan akses pembiayaan, Pemkab Jember juga melanjutkan program Mlijo Cinta yang secara khusus menyasar pelaku usaha sektor informal di wilayah pedesaan.
Menurut Gus Fawait, selama ini pedagang mlijo atau penjual sayuran keliling belum banyak tersentuh program pemberdayaan dari pemerintah daerah. Karena itu, Pemkab Jember ingin menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada kelompok usaha tersebut.
"Hari ini ingin kita kembangkan, kita support, kita sentuh, kita bantu sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk memberikan andil pada kemajuan ekonomi sektor informal, khususnya di pedesaan," tuturnya.
Ia berharap program Mlijo Cinta beserta dukungan akses permodalan dapat memperkuat sektor ekonomi informal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember.
Di akhir kegiatan, Gus Fawait juga mengajak masyarakat ikut menyebarluaskan berbagai program unggulan Pemkab Jember. Menurutnya, masih banyak warga yang belum mengetahui layanan pemerintah yang telah disediakan.
"Kami minta bantu untuk sosialisasi. Karena tidak semua masyarakat ini tahu terhadap program-program pemerintah," tegasnya. (*)
