KETIK, JEMBER – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember membuka kesempatan luas bagi lulusan SMA dan sederajat untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026.
Dalam seleksi nasional tersebut, kampus ini menyediakan 2.160 kursi bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh studi di lingkungan pendidikan tinggi berbasis keislaman.
UM-PTKIN merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan secara serentak oleh seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.
Seleksi dilakukan melalui ujian berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang dirancang untuk mengukur kemampuan akademik peserta secara menyeluruh.
Dalam ujian tersebut, peserta akan diuji pada sejumlah aspek penting, di antaranya potensi akademik, kemampuan penalaran matematika, literasi membaca, serta pemahaman dasar mengenai ajaran Islam.
Sistem ini diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai kesiapan peserta sebelum memasuki dunia perkuliahan.
Dengan jumlah kuota yang cukup besar, pihak kampus menilai jalur UM-PTKIN menjadi peluang strategis bagi lulusan sekolah menengah yang ingin melanjutkan pendidikan di UIN KHAS Jember.
Karena itu, para calon peserta diimbau untuk segera melakukan pendaftaran sebelum masa registrasi ditutup.
Seleksi ini terbuka bagi lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 dari MA, MAK, SMA, SMK, maupun program pendidikan kesetaraan. Lulusan tahun 2024 dan 2025 diwajibkan memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
Sementara itu, lulusan 2026 diperbolehkan menggunakan dokumen sementara seperti SKL, pengumuman kelulusan, kartu identitas, atau kartu pelajar.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi UM-PTKIN dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan tanggal lahir yang telah tercatat dalam sistem DAPODIK atau EMIS.
Peserta diminta memastikan keakuratan data yang digunakan agar tidak mengalami kendala saat proses registrasi.
Panitia juga mengingatkan bahwa sejumlah masalah teknis kerap terjadi dalam proses pendaftaran, seperti NISN yang tidak terbaca, data ganda, maupun kesalahan pengisian.
Namun, persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui proses verifikasi dan validasi data pada sistem terkait, termasuk dengan bantuan operator sekolah.
Ujian SSE akan dilaksanakan sesuai jadwal yang tercantum pada kartu peserta, yang memuat informasi mengenai sesi, lokasi, dan waktu pelaksanaan.
Setiap peserta hanya diberikan satu kesempatan mengikuti ujian tanpa opsi penjadwalan ulang, sehingga kedisiplinan waktu menjadi hal yang sangat penting.
Saat mengikuti ujian, peserta diwajibkan membawa kartu ujian, identitas diri, serta dokumen bukti kelulusan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, peserta juga diminta mengenakan pakaian formal sebagai bagian dari penanaman budaya akademik sejak awal proses seleksi.
Melalui jalur seleksi nasional ini, UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya untuk menyediakan pendidikan tinggi keagamaan Islam yang terbuka, berkualitas, dan berdaya saing.
Beragam program studi yang ditawarkan juga didukung oleh lingkungan akademik yang mendorong pengembangan intelektual, spiritual, dan sosial mahasiswa.
Pendaftaran sekaligus pembayaran biaya seleksi UM-PTKIN 2026 dibuka mulai 13 April hingga 30 Mei 2026. Para calon peserta diharapkan tidak menunda proses registrasi agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti seleksi.
Dengan ketersediaan 2.160 kursi, jalur ini menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi serta mengembangkan potensi diri di bangku perguruan tinggi.(*)
