Martin Amankan Podium di Misano, Tapi Akui Marc dan Bezzecchi Masih Terlalu Cepat

13 September 2026 02:00 13 Sep 2026 02:00

Ika Setya Y., Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Martin Amankan Podium di Misano, Tapi Akui Marc dan Bezzecchi Masih Terlalu Cepat

Jorge Martin mendapatkan P3 di GP Misano. (Foto: MotoGP)

KETIK, JAKARTA – Jorge Martin mungkin tidak mendapatkan hasil yang ia inginkan dari Sprint MotoGP San Marino 2026. Namun, finis ketiga di Misano tetap menjadi hasil penting bagi pemimpin klasemen MotoGP tersebut.

Memulai Sprint dari posisi kelima, Martin harus bekerja keras sejak lap pertama. Di depan, Marc Marquez langsung mengambil alih posisi terdepan dari Marco Bezzecchi yang memulai balapan dari pole.

Martin sendiri tidak punya kecepatan yang cukup untuk mengikuti pertarungan kedua pembalap tersebut. Marc dan Bezzecchi dengan cepat membangun jarak, sementara Martin harus berkonsentrasi mempertahankan posisi dari tekanan pembalap di belakangnya.

Dilansir dari GPOne, Martin mengakui bahwa dua pembalap di depannya memang tampil lebih kuat sepanjang Sprint.

“Saya tidak berada di level Marc dan Bezzecchi, tetapi saya tidak akan puas dengan posisi ketiga.”

Komentar tersebut menunjukkan bahwa Martin melihat podium ini sebagai hasil maksimal untuk kondisi yang ia hadapi, bukan hasil yang membuatnya benar-benar puas.

Sebelum Sprint, Martin sebenarnya sudah memberikan sinyal bahwa akhir pekan Misano tidak akan mudah. Ia datang sebagai pemimpin klasemen dengan keunggulan 19 poin atas Marc Marquez, tetapi menyadari bahwa Bezzecchi dan Marc memiliki kecepatan yang sangat kuat di Misano.

Dan Sprint membuktikannya.

Marc kembali menjadi pemenang, sementara Bezzecchi finis kedua. Kemenangan tersebut membuat Marc memangkas jarak dengan Martin di klasemen. Namun, Martin setidaknya berhasil menghindari kerugian yang lebih besar dengan mengamankan tujuh poin dari posisi ketiga.

Artinya, setelah Sprint, persaingan gelar tetap sangat terbuka.

Martin masih berada di puncak, sementara Marc terus mendekat. Bezzecchi juga belum keluar dari persaingan setelah kembali menunjukkan kecepatan luar biasa di Misano termasuk merebut pole position dengan memecahkan rekor lap sirkuit.

Menariknya, Martin justru masih melihat sisi positif dari situasi tersebut. Ia tahu bahwa balapan utama Minggu akan memberikan poin jauh lebih besar dan strategi ban serta pengelolaan kondisi motor akan menjadi faktor penting.

Sprint hanya berlangsung singkat.

Balapan utama akan berlangsung jauh lebih panjang, dan di situlah Martin punya kesempatan untuk membalikkan keadaan.

Setelah Marc dan Bezzecchi menunjukkan kecepatan terbaik mereka pada Sabtu, tantangan Martin sekarang sederhana: menemukan beberapa persepuluh detik yang hilang dan menjaga keunggulan klasemen tetap berada di tangannya.

Karena untuk perebutan gelar 2026, tujuh poin dari Sprint mungkin terlihat kecil tetapi bisa menjadi sangat berharga ketika musim memasuki fase penentuan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Jorge Martin MotoGP