KETIK, BREBES – Isu gangguan akses jalan bagi petani di Desa Limbangan, Kecamatan Kersana akibat proyek PT Zhing King dibantah warga setempat. Sejumlah petani yang ditemui di lokasi sawah justru menyebut kondisi jalan kini lebih lebar dan aktivitas warga makin ramai.
"Kami enggak terganggu juga biasa saja, malah sekarang jalannya tambah lebar," ujar Carsiti, warga Desa Limbangan RT 01/RW 06. Sabtu 20 Juni 2026. Ia menambahkan, jika hujan jalan memang licin, "tapi yah lumrah lah," ujarnya.
Pernyataan senada disampaikan Kasnadi, warga RT 03/RW 04. "Saya sudah bolak-balik ke sini sudah dua tahun. Adanya proyek malah jadi ramai banyak aktivitas. Jalannya juga malah tambah lebar bisa buat masuk kendaraan mobil. Kalau dulu malah sempit, motor juga susah," ungkapnya.
Ibu Carsiti juga menyampaikan hal serupa. "Gak papa Pak, malah sekarang tambah rame banyak orang," katanya.
Wakil Ketua Karang Taruna Desa Limbangan Kuslani bersama Humas Warsono dan Abukhori menegaskan isu petani terganggu tidak benar. "Terkait petani terganggu itu hoaks dan tidak bertanggung jawab yang melontarkan isu petani terganggu. Kami di sini juga siap menghandle apapun yang terjadi," kata Warsono.
Kuslani menyebut ada oknum yang sengaja memprovokasi situasi di wilayah mereka. "Ini ada oknum-oknum yang sengaja memprovokasi sikon di daerah kami," sambungnya.
Proyek PT Zhing King yang berlokasi di Desa Limbangan dan Desa Jagapura, Kersana, Brebes sebelumnya dinilai warga memberi dampak ekonomi positif. Kehadiran proyek tersebut diharapkan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi masyarakat sekitar (*)
.png)