KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menunjukkan keseriusannya dalam mendukung transisi energi bersih dan percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di wilayah Bondowoso.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid saat menerima audiensi Tim Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Pendopo Raden Bagus Asra, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam pertemuan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Bapperida, BPKAD, serta Dinas Perhubungan.
Audiensi tersebut membahas rencana strategis pengembangan titik pengisian daya kendaraan listrik di sejumlah wilayah Bondowoso.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di daerah.
Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan, keberadaan SPKLU bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan menjadi kebutuhan jangka panjang dalam menekan emisi karbon dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
“Bondowoso harus siap menyongsong era transportasi hijau. Kehadiran SPKLU ini menjadi bagian penting untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan,” ujarnya.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menerima audiensi Tim SPKLU di Pendopo Raden Bagus Asra membahas pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Bondowoso, Selasa, 12 Mei 2026. (Foto: Haryono/Ketik.com)
Menurutnya, penyediaan infrastruktur pengisian daya akan menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik di masa mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan kajian menyeluruh terkait lokasi strategis pembangunan SPKLU.
Sejumlah titik yang dipertimbangkan antara lain kawasan pusat kota, area perkantoran, hingga destinasi wisata unggulan di Bondowoso.
Ia menilai keberadaan SPKLU juga dapat menjadi nilai tambah bagi sektor pariwisata Bondowoso, terutama dalam mendukung mobilitas wisatawan pengguna kendaraan listrik.
“Sesuai arahan Bupati, kami akan mengoordinasikan OPD terkait agar regulasi maupun perizinan pendukung dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat,” katanya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan tim teknis sangat diperlukan agar operasional SPKLU dapat berjalan efektif dan efisien.
Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Bondowoso mulai bersiap memasuki era transportasi rendah emisi sekaligus mendukung program nasional menuju energi berkelanjutan.(*)
