Bogor dan Serang Kompak Tolak Terima Sampah Kiriman dari Tangerang Selatan

Editor: Muhammad Faizin

9 Jan 2026 05:17

Headline

Thumbnail Bogor dan Serang Kompak Tolak Terima Sampah Kiriman dari Tangerang Selatan
Demo warga Taktakan, Kota Serang yang menolak wilayahnya menjadi lokasi pengiriman sampah dari Kota Tangsel, Selasa, 6 Januari 2026 lalu. (Foto: Yandi Sofyan/Suara.com)

KETIK, BOGOR – Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini menghadapi ancaman krisis sampah. Hal ini usai Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Serang secara tegas menyatakan menutup pintu bagi kiriman sampah dari Tangsel, Kamis, 8 Januari 2026.

Penolakan kedua pemda ini menyusul berbagai persoalan teknis, legal, dan penolakan dari masyarakat setempat. Keputusan ini diambil setelah muncul kekhawatiran dampak lingkungan serta gejolak sosial di wilayah penerima.

Di Kabupaten Bogor yang berada di sisi timur Tangsel, rencana pengiriman sampah ke wilayah Cileungsi dihentikan sementara oleh pemerintah daerah. Pemkab Bogor menilai kerja sama yang diajukan masih menyisakan banyak persoalan, terutama terkait kejelasan legalitas dan mekanisme pengelolaan sampah.

Dokumen yang disampaikan dinilai belum menjelaskan secara rinci jenis sampah yang akan diolah, kapasitas fasilitas pengelolaan, serta dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan.

Baca Juga:
BRI Kotapinang Gandeng Damkar Labusel Latih Karyawan Antisipasi Kebakaran

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa tanpa kejelasan teknis dan jaminan pengelolaan yang aman, pengiriman sampah berpotensi menimbulkan penumpukan limbah dan masalah lingkungan baru bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, daerah tersebut memilih mengambil langkah preventif dengan menghentikan sementara rencana kerja sama hingga seluruh aspek dinyatakan jelas dan aman.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa uji coba yang berjalan satu minggu sudah cukup untuk menyalakan alarm waspada.

"Saya sampaikan, tunggu dulu. Jangan dilanjutkan sebelum dilaporkan dan dibahas," tegas Ajat, seperti dikutip dari Suara.com, mitra jejaring Ketik.com pada Kamis, 8 Januari 2026. 

Sikap serupa juga diambil dari sisi barat, Pemerintah Kota Serang. Setelah sempat menerima kiriman sampah dari Tangerang Selatan ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong sebagai uji coba, Pemkot Serang akhirnya menghentikan pengiriman tersebut.

Baca Juga:
Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

Keputusan ini diambil menyusul protes warga Kecamatan Taktakan yang merasa terganggu oleh bau menyengat, tetesan air lindi, serta aktivitas truk sampah yang melintas di wilayah mereka.

Gelombang penolakan warga di Serang semakin menguat setelah dilakukan audiensi dengan pemerintah daerah. Masyarakat menyuarakan kekhawatiran akan dampak kesehatan dan lingkungan, serta menolak wilayah mereka dijadikan tempat pembuangan sampah dari daerah lain tanpa kajian yang matang.

Pemerintah Kota Serang pun memutuskan menghentikan sementara kerja sama sambil melakukan evaluasi menyeluruh. Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengumumkan penghentian sementara penerimaan sampah dari Tangsel setelah mendengar jeritan warga Kecamatan Taktakan yang terdampak bau dan lalu lintas truk.

"Kemarin baru diserap aspirasi dari warganya, nanti kita rapatkan lagi. Belum ada hasil evaluasi karena baru menyerap aspirasi," ujar Agis.

Penutupan pintu oleh dua daerah penyangga ini membuat Tangerang Selatan berada dalam situasi sulit. Setiap hari, ratusan ton sampah dihasilkan dan membutuhkan penanganan segera.

Dengan terbatasnya lokasi pembuangan, krisis sampah di Tangsel berpotensi semakin memburuk jika tidak segera ditemukan solusi yang berkelanjutan. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Pemkot Tangsel terkait solusi dan respon atas penolakan pengiriman sampah dari dua tetangganya tersebut. 

Baca Sebelumnya

Kepala Desa Salak Kembang Tulungagung Lantik Alan Budi Kusuma Jadi Kaur Keuangan

Baca Selanjutnya

Biang Sepinya Laga Arema FC di Kanjuruhan, Aremania: Tiket Elit Prestasi Sulit

Tags:

Sampah kiriman Tangsel Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong Cileungsi Bogor

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar