BGN Pusat Soroti 24 Ribu Dapur MBG, Minta Media Blitar Aktif Laporkan Pelanggaran SPPG

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

28 Feb 2026 14:34

Thumbnail BGN Pusat Soroti 24 Ribu Dapur MBG, Minta Media Blitar Aktif Laporkan Pelanggaran SPPG
Tenaga Ahli Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Abdullah Kamil, Jumat 27 Februari 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Dalam kegiatan tersebut, BGN menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran media, dalam mengawal pelaksanaan program MBG yang kini telah berjalan secara nasional.

Tenaga Ahli Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Abdullah Kamil, menyebut media memiliki posisi strategis dalam memastikan informasi yang sampai ke publik sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Media kami harapkan menyampaikan informasi yang utuh, lengkap, dan berkeadilan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Abdullah Kamil, Jumat 27 Februari 2026

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

Ia mengakui, BGN memiliki keterbatasan sumber daya manusia untuk mengawasi ribuan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“BGN sendiri memiliki SDM yang terbatas dalam menangani dapur MBG atau SPPG yang sekarang jumlahnya telah lebih dari dua puluh empat ribu dapur ini yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia,” jelasnya.

Karena itu, menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas layanan program.

“Maka dari itu, pentingnya kolaborasi antara BGN, satgas yang berwenang dalam hal ini pemerintah daerah, peran aktif awak media, bahkan masyarakat untuk berperan aktif,” tegasnya.

Baca Juga:
Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Selain itu, kepala dapur atau penanggung jawab SPPG juga diminta lebih proaktif dalam melakukan pengawasan internal.

“Selain itu dari peran kepala dapur atau SPPG-nya juga sangat berperan penting dalam pengawasan tiap dapurnya,” imbuhnya.

BGN juga mengklaim terus melakukan evaluasi berkala, termasuk melalui rapat daring untuk membahas setiap laporan dan kendala di lapangan.

“Upaya aktif kita dalam menanggapi tiap laporan yang masuk melalui rapat-rapat online seperti zoom meeting dalam menghadapi tiap permasalahan,” katanya.

Abdullah bahkan meminta media tak segan melaporkan secara detail jika menemukan potensi pelanggaran di dapur SPPG.

“Tolong teman media juga sampaikan laporan kepada kami melalui pemberitaan detail jika ada potensi pelanggaran di SPPG, seperti menu keringan dengan sajian mentah, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengawasan tambahan, BGN telah memasang kamera pengawas di setiap dapur.

“CCTV sudah terpasang di tiap sudut dapur dan langsung terekam masuk di pengawasan BGN, maka kami juga dapat memonitoring langsung kinerja tiap dapur di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pada prinsipnya BGN mendukung peran media dalam mengawal program MBG agar informasi yang beredar di masyarakat tetap akurat dan terhindar dari hoaks.

“Pada prinsipnya kita mendukung peran media untuk memberikan informasi ke masyarakat terkait program MBG ini, dalam rangka mendapat informasi dengan benar tanpa hoaks,” pungkasnya.

Sementara itu, Nurhadi memastikan standar layanan dapur program MBG ke depan akan diperketat. Ia menyebut, dapur SPPG yang mengalami insiden berulang tidak hanya mendapat evaluasi, tetapi juga terancam turun kelas hingga direkomendasikan tutup operasional.

Menurut Nurhadi, BGN tengah menyiapkan sistem klasifikasi dapur dalam tiga kategori, yakni grade A, B, dan C.

Grade A diberikan kepada dapur yang dinilai memenuhi standar tinggi dan pelayanan prima. Grade B diperuntukkan bagi dapur yang pernah mengalami satu insiden. Sedangkan grade C diberikan kepada dapur yang mengalami kasus serupa secara berulang.

“Kami juga sering turun langsung ke lapangan, kalau sampai dua atau tiga kali kejadian, rekomendasinya bisa penutupan,” tegas Nurhadi.

Dengan sistem klasifikasi tersebut, diharapkan kualitas pelayanan dapur MBG semakin terjaga dan mampu memberikan asupan gizi yang aman serta layak bagi para penerima manfaat di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Blitar.(*)

Baca Sebelumnya

Ibadah atau Validasi Sosial? Fenomena ‘Religius’ di Media Sosial Saat Ramadan

Baca Selanjutnya

Ustaz Azmi Beberkan Lima Penyakit yang Buat Pahala Ramadan 'Bocor Alus'

Tags:

Abdullah BGN SPPG Nurhadi Media Blitar Kabupaten Blitar

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar