WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

Editor: Muhammad Faizin

12 Apr 2026 11:40

Headline

Thumbnail WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran
Ilustrasi ASN Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak lepas dari sejumlah catatan kritis. Selain berpotensi disalahgunakan, efektivitasnya dalam menekan anggaran juga dinilai belum tentu signifikan.

Dosen Manajemen Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada, Agustinus Subarsono, menilai asumsi penghematan biaya operasional perlu dikaji lebih mendalam.

Menurutnya, meskipun WFH secara teori dapat mengurangi biaya listrik dan operasional kantor, pemerintah harus memastikan bahwa efisiensi tersebut benar-benar berdampak pada anggaran negara maupun daerah.

“Jangan-jangan pemerintah baru terjebak pada asumsi saja bahwa biaya listrik akan berkurang. Tetapi, perlu dicari tahu lagi apakah efisiensi tersebut sudah cukup signifikan pada APBN atau APBD?” ucapnya.

Baca Juga:
Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Dari sisi energi, ia mengakui WFH dapat menekan penggunaan bahan bakar dan mobilitas, terutama di kota besar seperti Jakarta, Medan, dan Surabaya. Namun, dampak tersebut dinilai belum tentu terasa signifikan di daerah kecil maupun wilayah 3T.

Selain itu, Subarsono juga menyoroti potensi penyalahgunaan kebijakan WFH, terutama jika diterapkan pada hari Jumat yang berdekatan dengan akhir pekan.

Ia menilai, sebagian ASN berpotensi memanfaatkan WFH untuk memperpanjang waktu libur atau long weekend, khususnya bagi mereka yang memiliki kondisi ekonomi mapan.

Sebaliknya, ASN dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah justru lebih mungkin menggunakan waktu WFH untuk mencari tambahan penghasilan.

Baca Juga:
WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

“ASN dengan kelas ekonomi menengah berpotensi menggunakan WFH untuk mencari pekerjaan sampingan guna menambah pendapatan keluarga.” jelasnya.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan secara jarak jauh. Pelayanan publik yang membutuhkan kehadiran fisik, seperti pengurusan SIM, KTP, sertifikat tanah, hingga layanan kesehatan, tetap harus dilakukan secara langsung.

Dalam konteks pendidikan, ia juga mendorong agar proses belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tatap muka guna menghindari risiko learning loss.

“ Saya cenderung mendorong menggunakan luring karena guru dan dosen memiliki ruang yang lebih leluasa untuk berimprovisasi dalam menjelaskan berbagai pengetahuan dan fenomena. Pembelajaran luring juga dimaksudkan tidak terjadi learning loss, yakni penurunan pengetahuan dan keterampilan siswa akibat gangguan dalam proses pembelajaran.” ujarnya.

Dengan berbagai catatan tersebut, kebijakan WFH dinilai perlu dievaluasi secara ketat agar tidak hanya efektif secara konsep, tetapi juga tepat dalam implementasi.

Baca Sebelumnya

Ini Daftar Skuad Timnas Badminton Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026

Baca Selanjutnya

Persekutuan Doa BP Batam Rayakan Paskah Bersama Lansia di Pulau Rempang, Gelar Bakti Sosial

Tags:

WFH ASN Efisiensi Anggaran penyalahgunaan WFH long weekend ASN Kebijakan Pemerintah dampak WFH ekonomi ASN

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar