Waspada Modus Penipuan File .APK Menjelang Libur Lebaran, BRI Imbau Nasabah Jaga Keamanan Rekening

16 Maret 2026 16:25 16 Mar 2026 16:25

Thumbnail Waspada Modus Penipuan File .APK Menjelang Libur Lebaran, BRI Imbau Nasabah Jaga Keamanan Rekening

BRI Imbau Waspada Modus Penipuan File .APK Menjelang Libur Lebaran. (Foto: BRI)

KETIK, MALANG – Menjelang periode libur Lebaran, intensitas komunikasi dan transaksi digital cenderung meningkat. Menyikapi hal ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam menjaga keamanan rekening, terutama terhadap kiriman file dari sumber yang tidak dikenal.

Modus penipuan ini biasanya diawali dengan pesan WhatsApp dari oknum yang mengaku sebagai instansi tertentu. Dengan narasi yang meyakinkan, pelaku mengirimkan lampiran berbahaya berupa .APK, undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, serta dokumen lain yang dikemas seolah informasi penting.

Jika korban mengunduh dan menginstal file tersebut, perangkat dapat terinfeksi malware. Program berbahaya ini dirancang untuk mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Selain itu, aplikasi dari sumber tidak tepercaya sering kali meminta izin akses berlebih yang digunakan untuk memantau aktivitas pengguna dan menyalahgunakan layanan keuangan di perangkat tersebut.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan pola kejahatan digital terus berkembang dan menuntut penguatan kewaspadaan bersama.

“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

BRI menekankan agar nasabah tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber yang tidak resmi. Nasabah juga diminta tidak meneruskan pesan atau tautan mencurigakan kepada pihak lain.

Nasabah diimbau memverifikasi kebenaran pengirim jika menerima pesan mencurigakan yang meminta data atau melampirkan file asing, meski mengatasnamakan bank. Untuk perlindungan ekstra, sangat disarankan mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) pada layanan digital.

Apabila nasabah telanjur memasang file .APK yang mencurigakan, segera matikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, kemudian menghapus aplikasi yang terpasang. Selanjutnya, nasabah dapat segera mengubah username, PIN, dan password akun BRImo maupun akun email yang terhubung. 

Lakukan reset setelan pabrik melalui pengaturan perangkat untuk memastikan perangkat bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal. Nasabah juga perlu melakukan pemblokiran nomor pengirim apabila pesan terindikasi penipuan, dan jika ditemukan aktivitas mencurigakan dapat segera menghubungi Contact BRI 1500017.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin.(*)

Tombol Google News

Tags:

BRI BBRI File APK Digital APK