Wali Kota ‘Yahudi’ Minneapolis Kritik Keras Penembakan Fatal oleh Aparat Bersenjata AS

Editor: Muhammad Faizin

9 Jan 2026 07:05

Headline

Thumbnail Wali Kota ‘Yahudi’ Minneapolis Kritik Keras Penembakan Fatal oleh Aparat Bersenjata AS
Jacob Frey, Wali Kota Minneapolis, dalam jumpa pers yang mengecam keras pembunuhan yang dilakukan oleh petugas agen imigrasi ICE. (Akun X Mayor Jacob Frey)

KETIK, SURABAYA – Jacob Frey, Wali Kota Minneapolis, kembali menjadi sorotan nasional Amerika Serikat. Hal ini setelah ia bereaksi keras atas insiden penembakan fatal yang melibatkan agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE).

Dilaporkan sebelumnya, sorang agen ICE yang bersenjata, telah menembak mati Reene Good, seorang perempuan warga negara AS berusia 37 tahun dalam sebuah operasi penegakan hukum. Presiden AS, Donald Trump dan jajarannya yang membawahi ICE menyebut penembakan itu sebagai tindakan pembelaan diri.

Namun, klaim itu menuai kontroversi setelah rekaman video kejadian beredar luas di media sosial dengan narasi yang bertentangan dengan pembelaan dari pemerintah federal.

Dalam konferensi pers yang emosional, Jacob Frey secara terbuka mengecam tindakan ICE dan menuntut agar lembaga federal itu menghentikan operasinya di Minneapolis.

Baca Juga:
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

"Hanya sedikit yang bisa saya katakan lagi yang akan membuat situasi ini lebih baik, tetapi saya memiliki pesan untuk komunitas kami, untuk kota kami, dan saya memiliki pesan untuk ICE. Keluar dari Minneapolis. Kami tidak ingin Anda di sini," ujar Wali Kota berdarah dan beragama Yahudi itu, seperti dikutip dari akun resminya, Jumat, 9 Januari 2026.

"Get the f**k from Minneapolis," lajut Frey dengan nada emosional dan disertai umpatan kepada ICE. 

Frey menilai kehadiran petugas keamanan khusus imigrasi bersenjata di kota itu justru menciptakan ketakutan dan ketidakamanan, bukan perlindungan bagi warga. Ia juga menegaskan bahwa berdasarkan video yang ia lihat, tidak tampak adanya ancaman langsung yang membenarkan penggunaan kekuatan mematikan.

 

Baca Juga:
Trump: Pangeran Mohammed bin Salman Mencium Pantat Saya

Buka Luka Lama Trauma Kolektif Kasus George Floyd

Insiden tewasnya Reene Good di tangan aparat dalam operasi yang disebut sebagai sesuatu yang berlebihan ini, menjadi sorotan tajam masyarakat. Hal ini karena insiden itu membuka kembali luka lama di Minneapolis, kota yang masih bergulat dengan trauma kolektif sejak kematian George Floyd pada 2020. Lokasi penembakan tersebut bahkan berada tidak jauh dari kawasan yang menjadi simbol perjuangan melawan kekerasan aparat dan rasisme struktural.

Bagi banyak warga, peristiwa ini bukan sekadar satu kasus terisolasi, melainkan bagian dari pola konflik yang lebih besar antara komunitas lokal dan aparat federal. Minneapolis sendiri dikenal sebagai kota dengan pemerintahan progresif yang sering menentang kebijakan imigrasi keras dari Washington.

Jacob Frey berada tepat di tengah pusaran ini. Sebagai wali kota, politikus 44 tahun itu ditekan untuk menyeimbangkan hubungan dengan pemerintah federal, tuntutan keadilan dari warganya, serta tekanan politik nasional yang semakin tajam.

 

Figur Politik yang Tak Asing dengan Krisis

Bukan kali pertama Frey berada di bawah sorotan nasional. Sejak menjabat sebagai wali kota pada 2018, ia berkali-kali menghadapi krisis besar, termasuk gelombang protes nasional, kerusuhan, dan tuntutan reformasi kepolisian.

Sebagai seorang Yahudi Reformis, Frey kerap mengaitkan kepemimpinannya dengan nilai-nilai moral dan etika, termasuk gagasan tanggung jawab sosial dan keadilan. Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan bahwa keselamatan warga sipil harus selalu menjadi prioritas utama, siapa pun pelakunya dan dari lembaga mana pun ia berasal.

 

Dampak Politik dan Perdebatan Nasional

Pernyataan keras Frey terhadap ICE segera memicu perdebatan luas. Para pendukung memujinya sebagai pemimpin yang berani melindungi warganya dari penyalahgunaan kekuasaan. Namun, kritik juga datang dari pihak yang menilai Frey melampaui kewenangannya dan melemahkan penegakan hukum federal.

Sementara penyelidikan resmi atas penembakan tersebut masih berlangsung, satu hal sudah jelas: kasus ini telah kembali menempatkan Minneapolis sebagai titik api perdebatan nasional tentang penggunaan kekuatan oleh aparat, kebijakan imigrasi, dan hubungan antara pemerintah lokal dan federal. 

Baca Sebelumnya

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bandung Lindungi 42.900 Petani dengan BPJS Ketenagakerjaan

Baca Selanjutnya

147 BPKB Kendaraan Dinas Sidoarjo Masih Raib, dari Innova Reborn sampai Mobil Damkar

Tags:

Jacob Frey Wali Kota Minneapolis Presiden AS Donald Trump George Floyd Reene Good

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H