KETIK, MALANG – Video keluhan seorang wisatawan yang terkena aksi getok parkir di Jalan Basuki Rahmat atau kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 25 April 2026 lalu.

Di dalam video tersebut, seorang wisatawan mengeluhkan tarif parkir yang dinilai tidak wajar. Saat itu, wisatawan tersebut membawa mobil minibus Toyota Hiace dan dikenakan tarif sebesar Rp 25 ribu. 

Anehnya lagi, wisatawan itu tidak mendapat karcis parkir. Melainkan, justru mendapat kuitansi sebagai tanda bukti parkir. 

Di video tersebut, sang wisatawan juga menunjukkan sosok terduga juru parkir (jukir) yang menarik tarif tidak wajar tersebut. Terlihat, jukir itu berambut panjang serta mengenakan kaus warna biru dan topi. 

"Parkir di Kayutangan Kota Malang, bahwa Hiace dikenakan tarif Rp 25 ribu. Saya minta karcis, malah dikasih kuitansi," ujar sang wisatawan di dalam videonya. 

Baca Juga:
Setumpuk Stirfry Hadir di Kota Malang, Sajikan Oseng Unik dengan Robot dan 6 Bumbu Nusantara

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Parkir Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat mengatakan, bahwa telah mengetahui kejadian getok parkir tersebut. Terkini, kasus tersebut telah ditindaklanjuti oleh Polresta Malang Kota. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian sejak kemarin malam. Saat ini, sudah langsung ditangani," pungkasnya singkat saat dikonfirmasi oleh Ketik.com pada Minggu, 3 Mei 2026. (*)

Baca Juga:
Parkir Sembarangan di Kayutangan Heritage, 21 Motor Ditindak Dishub Kota Malang