KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) mempersiapkan 6 fakultas untuk meraih Zona Integritas (ZI) predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Kementerian PAN-RB. Dalam penerapannya, UB diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada mahasiswa, khususnya menghilangkan praktik gratifikasi. 

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto menjelaskan dengan predikat WBK, pelayanan yang diberikan dapat lebih baik dan mengedepankan nilai-nilai integritas. 

"Tidak ada lagi praktik gratifikasi. Barangkali selama ini gratifikasi karena saling tidak tahu, mahasiswa tidak tahu, dosen juga tidak tahu. Saya harapkan hal-hal seperti itu tidak terjadi di lingkungan perguruan tinggi," ujarnya, Kamis 3 September 2026.

Keenam fakultas yang diusulkan mendapatkan WBK, mulai dari FEB, Filkom, FSTeM, FAsT, Sekolah pasca, dan PSDKU Kediri. Selama ini, FTAB yang berhasil mempertahankan predikat WBK. 

Erwan menjelaskan ZI menjadi laboratorium bagi puluhan ribu mahasiswa untuk memberikan pelayanan terbaik ketika terjun ke masyarakat. 

Baca Juga:
Gandeng UB, Pemkot Batu Matangkan Program Smart Integrated Farming

"Kalau mereka mengalami pelayanan diberikan dengan integritas, maka diharapkan nanti akan menjadi duta-duta integritas. Kalau dia bekerja di birokrasi, dia juga paham pelayanan yang baik tanpa ada isu penahanan. Begitu pula kalau jadi pegawai swasta," lanjutnya.

Menurutnya, digitalisasi dan kecanggihan teknologi menjadi peluang dalam memberikan transparansi terhadap proses bisnis maupun alokasi anggaran. Masyarakat dapat ikut melakukan monitor terhadap alokasi anggaran dan kesesuaian program. 

"Sudah bisa dilacak apakah berkas kemarin Itu sesuai dengan programnya atau tidak, belanja barang dan jasanya sesuai dengan programnya atau tidak. Itu menjadi tantangan. Justru menurut saya dengan adanya teknologi digital itu jadi peluang bagi kami untuk membuat RB maka bisa diakselerasi," katanya. 

Sementara itu, Ketua Satuan Reformasi Birokrasi (SRB) UB, Dr. Ngesti Dwi Prasetyo menjelaskan pengusulan enam fakultas menjadi WBK telah disiapkan sejak tahun 2023. Dalam 3 tahun, UB melakukan perbaikan tata kelola SDM, tata laksana, akuntabilitas, pengawasan, maupun pelayanan publik. 

Baca Juga:
Suara Rakyat Jadi Sorotan, FISIP UB Dorong Parliamentary Threshold 3,5 Persen di Pemilu 2029

"Nah, ini tentu saja menjadi komitmen bersama di seluruh civitas akademika di Universitas Brawijaya. Tentu saja dengan value dan nilai-nilai yang sudah diberikan oleh KemenPAN-RB, kami melaksanakan di Universitas Brawijaya," ujarnya. (*)