KETIK, JAKARTA – Saat ini, sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau. Namun, masyarakat masih mendapati hujan turun di beberapa tempat. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena ini disebabkan karena Indonesia tengah berada dalam masa peralihan atau fase transisi dari musim hujan menuju kemarau. Hingga awal April ini, baru sekitar 7,8 persen wilayah Indonesia yang benar-benar telah memasuki musim kemarau.

Data BMKG menunjukkan dominasi musim hujan masih cukup kuat di berbagai daerah:

  • Pulau Jawa: Memiliki 193 Zona Musim (ZOM), dengan 189 ZOM masih mengalami hujan dan hanya 3 ZOM yang sudah kemarau.
  • Bali & Nusa Tenggara: Dari 75 ZOM, sebanyak 68 masih hujan dan 7 mulai memasuki kemarau.
  • Kalimantan: Dari 67 ZOM, 42 wilayah masih hujan dan baru 2 yang kemarau.
  • Sulawesi: Terdiri dari 104 ZOM, dengan 76 hujan dan 19 kemarau.
  • Sumatera: Tercatat 156 ZOM, dengan 106 masih hujan serta 19 memasuki kemarau.
  • Maluku & Papua: Menunjukkan 104 ZOM dengan 50 wilayah hujan dan 5 wilayah kemarau.

Kondisi di mana hujan masih sering turun di sela-sela datangnya musim kemarau ini sering disebut oleh masyarakat sebagai kemarau basah.

Sesuai standar BMKG, suatu wilayah dinyatakan resmi memasuki musim kemarau apabila curah hujan berada di bawah 50 milimeter per dasarian (periode 10 hari), dan kondisi ini terjadi selama tiga dasarian berturut-turut.

Baca Juga:
Cuaca Kota Probolinggo Rabu, 22 April 2026 Diprakirakan Berawan, Batu Hujan Ringan

Secara umum, musim kemarau di Indonesia bergerak secara bertahap dari wilayah selatan ke utara. April - Mei 2026 kemarau mulai menyapa NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Juni 2026 meluas ke sebagian wilayah Sumatera. Juli 2026 diperkirakan mencapai Kalimantan hingga Sulawesi.

Penting untuk diwaspadai, BMKG memprediksi musim kemarau tahun 2026 akan jauh lebih kering dibandingkan rata-rata 30 tahun terakhir. Hal ini dipicu oleh perubahan atmosfer dan pergeseran pola iklim global yang tengah berlangsung. (*)

Baca Juga:
Cuaca Tak Menentu? Ini Tips dan Trik Jaga Kondisi Tubuh di Musim Pancaroba