STIKVINC Wujudkan Sekolah Ramah Anak Lewat Program Perberdayaan di SDK Santo Yusup Tropodo

Editor: Mustopa

3 Nov 2025 20:02

Thumbnail STIKVINC Wujudkan Sekolah Ramah Anak Lewat Program Perberdayaan di SDK Santo Yusup Tropodo
STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo (STIKVINC) Surabaya saat memberikan sosialisasi kepada SDK Santo Yusup, Tropodo, Kabupaten Sidoarjo (Foto: Dok. STIKVINC)

KETIK, SURABAYA – STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo (STIKVINC) Surabaya menggagas program "Pemberdayaan Komunitas Sekolah sebagai Mitigasi Kekerasan dengan Metode Inisiasi Satgas Anti-Bullying dan Kekerasan Seksual" di SDK Santo Yusup, Tropodo, Kabupaten Sidoarjo.

Program tersebut merupakan bagian dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) Tahun Anggaran 2025 lewat skema hibah Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin Veronica Silalahi, M.Kep., Ners, bersama Sisilia Indriasari Widianingtyas, M.Kep., Ners, dan Ignatius Heri Dwianto, SST.Ft., M.Kes, melibatkan seluruh unsur komunitas sekolah  kepala sekolah, guru, siswa, hingga orang tua. 

Tujuan dari kegiatan ini adalah mewujudkan sekolah yang lebih aman, empatik, dan bebas kekerasan, dengan menekankan pentingnya pendidikan perlindungan anak sebagai bagian integral dari kesehatan jiwa dan karakter bangsa.

Baca Juga:
Ciptakan Sekolah Ramah Anak dengan Pendekatan Teknologi

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi dan penyadaran tentang berbagai bentuk kekerasan seksual dan perundungan (bullying). Peserta diajak memahami bahwa kekerasan tidak selalu tampak dalam bentuk fisik. Kekerasan verbal, psikologis, dan digital kini menjadi tantangan baru di era media sosial

"Kami ingin seluruh warga sekolah memahami bahwa anak-anak memiliki hak untuk belajar dalam suasana aman dan penuh kasih, tanpa takut dihakimi atau disakiti," ujar Veronica Silalah dalam keterangannya, Senin, 3 November 2025.

Setelah sesi penyadaran, kegiatan berlanjut dengan kampanye anti-bullying dan kekerasan seksual. Melalui penayangan video edukatif dan pemasangan poster di berbagai area sekolah, nilai-nilai empati, keberanian melapor, dan sikap saling menghormati disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak.

“Saya jadi tahu kalau mengejek teman itu juga bisa menyakiti. Kita harus jadi teman yang baik,” ujar Angel, siswa kelas III.

Baca Juga:
Kongres Aptik 2023 Melalui Kampus MBKM Bahas 3T dan IKN 

Tidak hanya bagi siswa, STIKVINC juga menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya bagi tim Satgas PPK, guru, siswa, dan orang tua. Materi pelatihan mencakup mekanisme pelaporan yang aman, strategi pendampingan korban, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) perlindungan anak di sekolah.

Para peserta mendapat materi mengenali gejala kekerasan, mengelola emosi, serta mengembangkan pendekatan restoratif untuk pemulihan korban dan pelaku muda. Pendekatan ini menekankan pemulihan relasi sosial, bukan sekadar hukuman.

Kepala SDK Santo Yusup Tropodo, Isidora Iva Handayani menindaklanjuti pelatihan dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Satgas PPK. Tim satgas segera menyusun SOP pelaporan dan pendampingan korban, serta membuat mekanisme internal untuk menindaklanjuti aduan secara empatik dan rahasia.

“Guru, siswa, dan orang tua kini lebih paham cara mengenali dan menangani kasus kekerasan. Harapan kami, sekolah menjadi lingkungan yang benar-benar aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Scholastica Irene Ratri Primativa, Ketua Satgas PPK yang baru dibentuk. “Satgas ini penting agar anak-anak memahami arti bullying dan cara mencegahnya. Kami ingin menciptakan budaya saling menghormati di sekolah,” katanya.

Sementara itu, Renata, perwakilan orang tua siswa, menilai kegiatan ini sebagai momentum kebangkitan kesadaran bersama.

“Kami para orang tua jadi lebih paham bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga keluarga. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut,” jelas Renata.(*)

Baca Sebelumnya

Ikut Lindungi dan Kelola Lingkungan, Rektor UIN Malang Dapat Penghargaan Gubernur Jatim

Baca Selanjutnya

Panjang Flyover Gedangan 600 Meteran, Pembebasan Lahan Butuh Rp 340 Miliar

Tags:

Stikvinc SDK Santo Yusup Tropodo Sekolah ramah anak

Berita lainnya oleh Mustopa

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

13 April 2026 21:26

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar