KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dikabarkan melakukan mutasi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi setempat pada Jumat, 30 Januari 2026.
Dijadwalkan, para pejabat setingkat kepala dinas dan kepala biro dilantik sekaligus diambil sumpahnya di Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya pada pukul 08.30 WIB.
Dari informasi yang dihimpun ketik.com, beberapa pejabat yang bakal menempati tugas baru antara lain pengisian jabatan Pelaksana Tugas (Plt) dan kepala dinas maupun biro atau badan.
Seperti untuk posisi Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Asisten II hingga Asisten III. Sebagaimana diketahui, hingga kini di ketiga posisi tersebut hanya dijabat oleh Plt.
Adanya kekosongan posisi di tiga asisten tersebut karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Beberapa posisi untuk asisten ke depan akan diisi oleh pejabat definitif.
Bahkan, berdasarkan informasi dari sumber internal yang enggan namanya disebut, posisi asisten tidak menutup kemenangan diisi oleh sekretaris daerah (sekda) kabupaten/kota di wilayah setempat.
Begitu juga jabatan untuk kepala dinas,salah satunya adalah Dinas Lingkungan Hidup yang sejak kosong beberapa bulan lalu diisi oleh Nurkholis sebagai Plt Kadis LH Jatim.
Nurkholis sebelumnya merupakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Menarik ditunggu, apakah Nurkholis bakal didefinitifkan atau harus merelakan jabatannya ke pejabat lain?
Terkait posisi lainnya, diduga yang bakal berganti pimpinan adalah Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Koperasi dan UMKM, lalu Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta beberapa kepala dinas atau biro lainnya.
Mutasi merupakan wewenang dan hak prerogatif Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Kendati demikian, pemilihan figur tepat dilakukan tidak sembarangan karena melalui tes serta assesmen kelayakan.
Mutasi pejabat eselon II kali ini merupakan yang pertama sejak Gubernur Khofifah menjabat orang nomor satu di Pemprov Jatim sejak dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Februari 2025.
Akhir tahun lalu, Gubernur Khofifah sudah melakukan mutasi pejabat, namun hanya untuk setingkat eselon III dan eselon IV. (*)
