Separuh Lebih Website OPD Pemkab Pacitan Error Tak Bisa Diakses, Ini Daftarnya

Editor: Al Ahmadi

6 Apr 2026 15:31

Thumbnail Separuh Lebih Website OPD Pemkab Pacitan Error Tak Bisa Diakses, Ini Daftarnya
Tampilan website pemerintahan di Pacitan yang sudah lama tidak dapat diakses dan menampilkan pesan “Error establishing a database connection”, Senin, 6 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Lebih dari separuh website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pacitan dilaporkan mengalami error dan tidak bisa diakses.

Berdasarkan kanal resmi pacitankab.go.id, dari total 45 website OPD, sekitar 25 di antaranya yang mengalami hal tersebut. 

Sejumlah website OPD yang tidak dapat dikunjungi antara lain:

Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pendapatan Daerah, serta beberapa kecamatan dan lembaga teknis lainnya.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Kepala Bidang Teknologi Informatika dan Persandian Diskominfo Pacitan, Andriyanto, menyebut, kondisi tersebut dipicu berbagai faktor, utamanya adalah serangan siber terhadap jaringan.

“Setiap hari memang ada serangan yang menyasar jaringan ataupun website kita. Itu bisa menyebabkan website OPD-nya down,” kata Andriyanto, Senin, 6 April 2026.

Ia menjelaskan, serangan tersebut bersifat acak dan tidak selalu menyasar target tertentu. Bahkan, sumbernya bisa berasal dari luar negeri.

“Ini sifatnya random. Website yang terbuka bisa saja diserang, kadang menggunakan bot untuk membuat servernya sesak,” ujarnya.

Baca Juga:
Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Menurutnya, jika serangan tergolong berat, website bisa mengalami kerusakan hingga harus dibangun ulang.

“Kalau sudah parah, bisa sampai hilang. Kita butuh waktu untuk membangun lagi,” imbuhnya.

Selain faktor serangan siber, lemahnya pengelolaan teknis di tingkat OPD juga menjadi penyebab. 

Banyak admin website yang tidak memiliki latar belakang teknologi informasi.

“Rata-rata admin bukan dari IT. Kadang mencoba plugin yang bukan resmi, itu berisiko,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi gangguan, Diskominfo telah menerapkan sistem keamanan berupa firewall

Namun sistem tersebut harus terus diperbarui agar mampu menghadapi pola serangan baru.

“Mekanismenya menggunakan firewall, tapi harus terus di-update,” katanya.

Ia menambahkan, jika kerusakan masih ringan, website dapat dipulihkan melalui sistem rollback. Namun jika sudah berat, pemulihan tidak bisa dilakukan dan harus dibuat ulang.

Tidak aktifnya website OPD berdampak pada layanan informasi publik, terutama dalam penyampaian pengumuman, dokumen, hingga berita resmi pemerintah.

Saat ini, Diskominfo tengah melakukan perbaikan dan menargetkan seluruh website dapat segera kembali normal.

Dari sisi anggaran, setiap tahun Pemkab Pacitan mengalokasikan berkisar Rp50-60 juta per tahun, namun itu belum total keseluruhan.

"Untuk pembaruan perangkat keras seperti server, dibutuhkan sekitar Rp150-an juta, serta perbaikan perangkat FortiGate Firewall sekitar Rp150 juta. rencananya diusulkan dalam perubahan anggaran tahun ini," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Baca Selanjutnya

Perkuat Ekonomi Rakyat, Kadishut Jatim Dorong KUPS Wisata Lebih Profesional di Trenggalek

Tags:

website OPD Pacitan DISKOMINFO PACITAN website tidak aktif Serangan Siber layanan publik anggaran IT

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar