KETIK, MALANG – Kasus nikah siri sesama perempuan yang bikin heboh Kota Malang antara Intan Anggraeni (28) dan Erfastino Reynaldi alias Rey (36) makin panas saja. Berbagai fakta baru mulai bermunculan satu per satu ke permukaan.
Salah satunya, Rey, yang aslinya perempuan tomboi dengan panggilan Yupi Rere, ternyata pernah menyuruh Intan untuk aktif di aplikasi live streaming. Pihak keluarga mencium ada gelagat yang nggak beres di sini.
"Kejadian ini, kami takutkan mengarah pada human trafficking. Apalagi, Intan pernah disuruh untuk live di salah satu aplikasi live streaming, yang juga diakui Rey memiliki manajemen artis di sana," ujar perwakilan dari pihak keluarga Intan, Eko kepada Ketik.com, Minggu, 12 April 2026.
Selama ini, Rey dikenal sebagai sosok yang royal. Namun, Eko blak-blakan menyebut kalau kebaikan Rey itu cuma kedok saja. Meski benar Rey pernah membantu melunasi utang Intan, ada udang di balik batu. HP yang sudah dikasih ke Intan malah diminta balik, bahkan digadaikan atas nama Intan sendiri.
"Jadi, Rey ini memberi Intan dua HP iPhone, namun yang satu dipinjam dan digadaikan atas nama Intan. Selain itu, pernah transfer uang dua kali senilai masing-masing Rp5 juta, tetapi kemudian meminta ditransfer ke rekening cece Rey yang diakui berinisial LI yang tidak lain adalah dia sendiri," ungkapnya.
Tidak terima dengan perlakuan Rey, keluarga besar Intan pun makin geram. Setelah sebelumnya lapor soal pemalsuan identitas, kini mereka bakal meluncurkan serangan balik terkait dugaan pencemaran nama baik.
Rencananya, Intan dan keluarga akan mendatangi Polresta Malang Kota pada Rabu, 15 April 2026 lusa. Mereka juga sudah mengantongi bukti kuat berupa tangkapan layar (screenshot) chat WhatsApp.
"Atas pernyataan Rey yang sudah beredar luas ini, kami akan membuat laporan lagi. Laporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik atas berbagai pernyataan, seperti tuduhan mengetahui identitas dan berbagai hal lain yang rencananya kami laporkan ke Polresta Malang Kota pada Rabu pekan ini," pungkasnya.
Sekadar mengingatkan, kasus ini bermula saat Intan, warga Kecamatan Blimbing, melapor ke polisi pada 8 April lalu. Ia baru sadar suaminya ternyata perempuan saat mau malam pertama.
Padahal, awalnya Intan sangat yakin karena Rey terlihat sangat mapan dan royal sejak mereka kenalan di sebuah kafe di Batu pada Februari lalu. Rey bahkan sempat menebar janji manis bakal membelikan rumah hingga mobil mewah Lamborghini. Namun, semua janji itu berakhir dengan pengusiran setelah identitas asli Rey terbongkar tepat setelah mereka menikah siri pada 3 April 2026. (*)
