Satu-satunya di Indonesia, Museum Tembakau Jember Jadi Alternatif Wisata Edukatif

Editor: Muhammad Faizin

25 Des 2024 07:15

Thumbnail Satu-satunya di Indonesia, Museum Tembakau Jember Jadi Alternatif Wisata Edukatif
Suasana di salah satu sudut depan Museum Tembakau Jember yang cukup tenang. (Muhammad Faizin/ Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Wisata edukatif bisa menjadi alternatif bagi para orang tua untuk mengajak buah hati berwisata sembari belajar. Salah satunya dengan berkunjung ke museum yang bisa menumbuhkan gairah anak untuk belajar sejarah masa lampau dengan cara yang mengasyikkan. 

Diantara berbagai museum yang ada di Indonesia, Museum Tembakau yang ada di Jember, Jawa Timur bisa menjadi pilihan masyarakat untuk mengenal salah satu komoditas pertanian andalan Indonesia ini. 

Tak perlu khawatir dengan bau asap rokok. Sebab, Museum Tembakau Jember hadir untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa tanaman berjuluk daun emas ini tak melulu identik dengan rokok atau cerutu. 

"Salah satu misi utama kami adalah untuk mengenalkan kepada masyarakat, bahwa tembakau itu tidak hanya sekedar untuk rokok. Tapi juga banyak sekali diversifikasi dari produk tembakau ini," ujar Suwito, Staf Museum Tembakau Jember saat berbincang dengan Ketik.co.id. 

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

 

Foto Suwito, staf Museum Tembakau Jember saat mencium aroma daun tembakau yang dijadikan bahan pewangi. (Foto: Muhammad Faizin/ Ketik.co.id)Suwito, staf Museum Tembakau Jember saat mencium aroma daun tembakau yang dijadikan bahan pewangi. (Foto: Muhammad Faizin/ Ketik.co.id)

 

Menurut Suwito, tembakau juga bisa digunakan untuk membuat produk non adiktif seperti parfum, pestisida alami, asap cair wewangian dan sebagainya. 

Baca Juga:
Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Begitu masuk ke dalam museum, pengunjung akan ditunjukkan dengan sejarah awal mula pemanfaatan tembakau dalam sejarah manusia. Aroma harum daun tembakau yang belum terbakar, begitu terasa di salah satu sudut ruangan. 

Secara berurutan, pengunjung kemudian bisa melihat aneka ragam varian tanaman tembakau. Pengunjung juga bisa melihat koleksi bersejarah yang menunjukkan produksi tembakau di masa kolonial. Bahkan juga pemanfaatan tembakau oleh suku Indian di benua Amerika. 

"Secara berurutan, pengunjung bisa melihat sejarah tembakau di dunia, lalu sejarah tembakau di Indonesia. Kemudian teknik pertembakauan di bumi Nusantara, etnografi pertembakauan dan terakhir di tutup dengan diverifikasi produk tembakau," ujar Suwito. 

Sejauh ini, Museum Tembakau Jember menjadi satu-satunya museum yang khusus menampilkan sejarah tembakau. Didirikannya museum ini di Jember salah satunya dilatarbelakangi oleh produk tembakau yang menjadi produk unggulan di Jember sejak masa kolonial sekitar abad XIX. Tak heran, jika kemudian lambang Kabupaten Jember serta Universitas Jember (Unej) juga mengandung daun tembakau. 

"Pengunjung kita kebanyakan dari berbagai kota di Indonesia. Mulai dari pelajar, mahasiswa hingga peneliti," tutur Suwito. 

Suasana tenang membuat para pengunjung Museum Tembakau bisa lebih fokus mempelajari aneka koleksi yang ada. 

Letak Museum Tembakau Jember terbilang cukup strategis dan mudah dijangkau. Yakni di Jalan Kalimantan yang termasuk kawasan kampus dan berdekatan dengan kampus Unej. 

Masyarakat yang ingin berkunjung bisa datang mulai dari hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08:00 hingga pukul 16:00 WIB. (*) 

Baca Sebelumnya

Strategi Madura United untuk Perbaiki Posisi Klasemen di Putaran Kedua Liga 1

Baca Selanjutnya

DPD PAN Apresiasi Capaian Polres Simeulue Sepanjang Tahun 2024

Tags:

Museum Tembakau Jember wisata edukatif sejarah Jember daun emas Unej

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H