Sang Pendiri Masjid Al Akbar Wafat! Ratusan Jemaah Salat Gaib Doakan Almarhum Try Sutrisno

3 Maret 2026 12:35 3 Mar 2026 12:35

Thumbnail Sang Pendiri Masjid Al Akbar Wafat! Ratusan Jemaah Salat Gaib Doakan Almarhum Try Sutrisno

Imam besar KH A Muzzaky Al-Hafidz menjadi imam memimpin salat gaib bersama ratusan jemaah Masjid Al-Akbar Surabaya untuk Almarhum Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno, Senin, 2 Maret 2026. (Foto: Humas Masjid Al Akbar Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Dipimpin Imam Besar KH. A. Muzzaky Al-Hafidz, ratusan jemaah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) melaksanakan salat gaib untuk almarhum Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, yang merupakan tokoh pendiri masjid pada Senin malam, 2 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka  mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia itu sekalgus berbelasungkawa atas nama masyarakat provinsi setempat.

“Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Bagi kami di Jawa Timur, beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa, kelahiran Surabaya, sekaligus pendiri Masjid Nasional Al-Akbar. Semoga masjid ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk beliau,” ujar Khofifah.

Menurut dia, selama hidupnya almarhum merupakan sosok prajurit sekaligus negarawan yang mendedikasikan hidupnya bagi bangsa dan negara.

Ia menilai Try Sutrisno sebagai figur pemimpin yang bersahaja, tegas serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan negara dan membangun pemerintahan.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum, Gubernur Khofifah mengimbau seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama dua hari

Imbauan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 12 ayat (5), yang mengatur pengibaran bendera setengah tiang selama dua hari bagi mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden yang wafat.

Sementara itu, Humas MAS Helmy M. Noor menyebut wafatnya almarhum membuatnya sedih, bahkan menjadi duka cita nasional karena telah kehilangan figur yang dikenal kiprah dan dedikasinya untuk bangsa Indonesia/ 

“Kami dari Masjid Al-Akbar juga mengibarkan bendera setelah tiang sebagai wujud penghormatan dan rasa duka cita bangsa atas wafatnya almarhum yang juga pendiri Masjid Al-Akbar dan Ketua Dewan Pembina Masjid Al-Akbar,” kata dia.

Almarhum Try Sutrisno tercatat sebagai peletak batu pertama pembangunan Masjid Al-Akbar pada 4 Agustus 1995. Ia menjadi salah satu tokoh penggerak pembangunan masjid tersebut di tengah kondisi ekonomi nasional yang tengah dilanda krisis moneter.

Kemudian pada tahun 2000, masjid berkapasitas lebih dari 50 ribu jeamaah itu diresmikan oleh Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 10 November 2000. (*)

Tombol Google News

Tags:

masjid nasional Masjid Al Akbar sholat Ghaib Sholat Ghaib surabaya jendral TNI