Sampah Semarang-Kendal Tak Lagi Menumpuk, Bakal Disulap Jadi Energi Listrik

Jurnalis: Dian Wisnu Ardi
Editor: Mustopa

28 Mar 2026 20:10

Thumbnail Sampah Semarang-Kendal Tak Lagi Menumpuk, Bakal Disulap Jadi Energi Listrik
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal, Aris Irwanto (kanan depan), menandatangani naskah Kesepakatan Bersama tentang Penyelenggaraan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Sabtu (28/3/2026). (Dok: Pemprov Jateng)

KETIK, KENDAL – Masalah sampah di kawasan Semarang Raya segera memasuki babak baru. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Kabupaten Kendal untuk mengolah sampah menjadi energi listrik (Waste to Energy).

​Sinergi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Penyelenggaraan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Sabtu 28 Maret 2026.

​Langkah konkret ini disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, dan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa percepatan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden untuk menuntaskan persoalan sampah nasional pada tahun 2029.

Baca Juga:
Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

​"Provinsi Jawa Tengah telah membentuk Satgas Sampah untuk menjabarkan perintah Bapak Presiden sesuai RPJMN. Target kita, pada 2029 harus zero sampah," tegas Luthfi.

​Berdasarkan data Pemprov, timbulan sampah di Jawa Tengah mencapai 6,4 juta ton per tahun. Sayangnya, saat ini baru sekitar 30 persen yang mampu terkelola dengan baik.

Oleh karena itu, pendekatan berbasis teknologi tinggi (high-tech) menjadi pilihan mutlak untuk wilayah perkotaan dengan volume sampah di atas 1.000 ton per hari.

​Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Gubernur Jateng. Menurutnya, proyek ini adalah langkah fundamental untuk mengakhiri praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka yang merusak lingkungan.

Baca Juga:
Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

​"Melalui kepemimpinan Bapak Gubernur, harapan kami tahun 2026 akan terjadi lonjakan signifikan pada tingkat pengelolaan sampahnya," ujar Hanif.

​Mengingat pembangunan fasilitas energi listrik ini membutuhkan waktu sekitar tiga tahun, Hanif mengingatkan pemerintah daerah untuk tetap mengoptimalkan pengurangan sampah di hulu agar beban TPA tidak semakin berat selama masa transisi.

​Sembari menunggu proyek energi listrik berjalan, Pemprov Jateng juga gencar mengembangkan Refuse Derived Fuel (RDF), yakni teknologi yang mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif untuk pabrik semen.

​Saat ini, teknologi RDF telah diterapkan di tiga wilayah, yaitu ​Banyumas, Cilacap dan Magelang.

​Luthfi menambahkan bahwa pihaknya berencana melakukan ekspansi teknologi RDF ini ke enam kabupaten lainnya di Jawa Tengah guna memastikan penanganan sampah tetap berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.(*)

Baca Sebelumnya

Kalapas Bojonegoro Raih Penghargaan Angling Dharma PWI Award 2026

Baca Selanjutnya

Magnet Religi Kota Santri, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Puncak Perayaan Syawalan Kaliwungu Kendal

Tags:

Pengolahan sampah Energi listrik Waste to Energy Jawa Tengah Semarang Raya pemprov jateng Ahmad Luthfi Kabupaten Kendal Zero Sampah 2029 Refuse Derived Fuel  Berita Lingkungan Kota Semarang Lingkungan Hidup

Berita lainnya oleh Dian Wisnu Ardi

Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

14 April 2026 14:33

Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

11 April 2026 14:20

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

11 April 2026 14:09

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

10 April 2026 07:30

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

9 April 2026 11:25

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

1 April 2026 19:11

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H