KETIK, BOJONEGORO – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PAN Bintang Nurani Rakyat (BNR), Daerah Pemilihan (Dapil) VI, M. Wahid Anshori, turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di aula lapangan bulu tangkis halaman Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu, Sabtu, 7 Februari 2026.
Sejumlah unsur partai dan masyarakat menghadiri kegiatan reses tersebut. Hadir di antaranya Ketua DPC PAN Bintang Nurani Rakyat Kabupaten Bojonegoro Lasuri, para Ketua PAC PAN, jajaran pengurus partai, staf DPRD, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam dialog terbuka bersama warga, M. Wahid Anshori menerima berbagai masukan yang berkembang di tengah masyarakat. Salah satu aspirasi yang mencuat adalah desakan agar pemerintah daerah dan aparat terkait mengambil langkah konkret terhadap maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online yang dinilai semakin meresahkan.
Selain itu, warga berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat tidak hanya terjalin saat masa reses, melainkan dilakukan secara berkelanjutan melalui kunjungan dan dialog sosial rutin. Warga juga mempertanyakan perkembangan permodalan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang hingga kini dinilai belum berjalan optimal.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wahid Anshori menegaskan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan seluruh masukan masyarakat melalui jalur kelembagaan DPRD.
“Setiap aspirasi yang masuk akan kami kawal agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. Karena sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan reses tidak hanya menjadi forum formal serap aspirasi, tetapi juga ruang silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat. Menurutnya, mendengarkan langsung kebutuhan warga di lapangan menjadi dasar penting agar kebijakan dan program pembangunan ke depan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.
Sementara itu, Ketua DPC PAN Bintang Nurani Rakyat Kabupaten Bojonegoro yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN BNR DPRD Bojonegoro, Lasuri, menjelaskan bahwa Reses Masa Sidang I Tahun 2026 memiliki arti strategis karena menjadi bagian dari persiapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Ia menegaskan, hasil reses menjadi dasar pengusulan berbagai kebutuhan dan persoalan desa yang perlu diperjuangkan agar mendapat alokasi anggaran daerah.
Lasuri juga menyinggung salah satu program nasional, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut merupakan wujud kebersamaan negara dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat tanpa membedakan latar belakang ekonomi.
“Program ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses makanan bergizi, tanpa membedakan kaya maupun miskin,” pungkasnya. (*)
