KETIK, HALMAHERA SELATAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cup I Halmahera Selatan 2026 resmi memasuki fase paling menegangkan. Setelah melewati sistem setengah kompetisi, turnamen Fun Football ini kini menyisakan 16 tim terbaik yang siap bertarung di babak perdelapan final.

Pertandingan babak perdelapan final PWI Cup I Halmahera Selatan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026. Fase ini menjadi pintu awal menuju perebutan tiket perempat final, sekaligus babak hidup mati bagi seluruh tim yang masih bertahan.

Fase grup yang berlangsung ketat melahirkan peta persaingan baru. Enam belas tim yang lolos kini tidak lagi punya ruang untuk terpeleset. Setiap laga akan berjalan dengan sistem knockout. Artinya, menang berarti melaju ke perempat final, kalah langsung angkat koper.

Dalam sistem knockout ini, panitia telah mengatur skema pertandingan dengan mempertemukan tim juara pool melawan runner-up pool. Format tersebut membuat setiap laga memiliki tensi kompetitif yang lebih terukur, karena tim pemuncak klasemen grup akan langsung diuji oleh tim peringkat kedua dari pool lain.

Babak perdelapan final ini diprediksi menjadi panggung adu mental, organisasi permainan, transisi cepat, hingga ketenangan para pemain dalam menjaga ritme pertandingan. Dari 16 tim yang turun, hanya 8 tim yang berhak mengamankan tiket ke babak perempat final.

Baca Juga:
Saruma Job Fair Diserbu Pencaker, Ratusan Peserta Daftar di Hari Perdana

Adapun tim yang dinyatakan lolos ke babak perdelapan final Fun Football PWI Cup I Halmahera Selatan yakni dari Pool A ada Dishub dan ULP PLN. Pool B diwakili Garuda 02 dan Kodim 1509/Labuha. Pool C meloloskan PUPR dan Dinkes. Sementara Pool D menghadirkan Damkar dan RSUD.

Dari Pool E, Bhayangkara Presisi dan Komunitas Jurnalis Halmahera Selatan atau KJH berhasil menembus fase gugur. Pool F meloloskan Diler Suzuki dan KCD. Selanjutnya Pool G diisi UPP Babang dan Lapas Labuha. Sedangkan Pool H melahirkan Saruma 03 dan Garuda 01.

Ketua Panitia PWI Cup I Halmahera Selatan, Asbar Ikram, mengingatkan seluruh tim agar tetap menjaga semangat sportivitas. Menurutnya, turnamen ini sejak awal dirancang sebagai ruang silaturahmi melalui sepak bola gembira, bukan semata-mata arena mengejar kemenangan.

“PWI Cup I Halmahera Selatan ini mengusung semangat Fun Football. Jadi kami mengingatkan seluruh tim agar bermain sportif, menjaga suasana pertandingan tetap gembira, dan menjadikan sepak bola sebagai ruang persaudaraan,” kata Asbar.

Baca Juga:
CKG dan Donor Darah Jadi Magnet Sehat Warga di HUT Halmahera Selatan ke-23

Asbar menegaskan, memasuki fase knockout, tensi pertandingan biasanya meningkat. Karena itu, panitia menyiapkan pakta integritas pertandingan yang akan ditandatangani oleh masing-masing manajer tim.

“Di fase knockout, panitia menyiapkan pakta integritas yang akan ditandatangani setiap manajer tim. Ini bagian dari upaya kami memperbaiki kualitas pertandingan agar permainan tidak berjalan terlalu keras dan tetap berada dalam koridor sportivitas,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh peserta menjadikan PWI Cup I sebagai bagian dari kemeriahan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan. Menurut Asbar, sepak bola harus menjadi bahasa persatuan yang mengikat antarinstansi, komunitas, dan masyarakat.

“Kami ingin seluruh tim bermain dalam semangat merayakan HUT Halmahera Selatan ke-23. Menang itu penting, tetapi menjaga kebersamaan, fair play, dan kegembiraan jauh lebih utama,” pungkas Asbar.

Adapun jadwal pertandingan babak perdelapan final tetap mengikuti jadwal awal yang telah ditentukan panitia PWI Cup I Halmahera Selatan.