Puting Beliung Rusak 76 Rumah di Sidoarjo, Bupati Subandi Minta BPBD Sidoarjo Cepat Perbaiki

17 Maret 2026 00:24 17 Mar 2026 00:24

Thumbnail Puting Beliung Rusak 76 Rumah di Sidoarjo, Bupati Subandi Minta BPBD Sidoarjo Cepat Perbaiki

Bupati Subandi, Kepala BPBD Sidoarjo Sabino Mariano, dan Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Mharta W. Kusuma menyaksikan rumah warga yang rusak parah akibat terjangan angin puting beliung di Kecamatan Sedati. (Foto: Sigit/Kominfo Sidoarjo)

KETIK, SIDOARJO – Puluhan rumah warga Kecamatan Sedati, Sidoarjo, rusak akibat terjangan angin puting beliung. Warga Desa Segoro Tambak dan Desa Buncitan pun sedih akibat bencana alam tersebut. Rumah rusak parah.  Bupati Subandi datang membantu meringankan penderitaan rakyatnya. Tempat tinggal mereka segera diperbaiki.  

Bencana angin kencang itu terjadi pada Minggu sore (15 Maret 2026). Tercatat, 76 rumah warga di Desa Segoro Tambak dan Buncitan menjadi korban. Baik rusak berat, sedang, maupun ringan. Ada yang atapnya hilang sama sekali setelah diempaskan angin puting beliung.

Salah satunya, tempat tinggal Teti di RT 1/R I, Desa Buncitan. Atap rumahnya amblas terbawa angin. Begitu pula rumah Kamil di RT 13 RW VI, Dea Buncitan. Rumah Mujahidin dan Juarti, di RT 3 RW I, Desa Segoro Tambak, pun mengalami nasib serupa.

Senin pagi (16 Maret 2026), Bupati Subandi datang bersama Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sidoarjo Sabino Mariano dan Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Mharta W.  Kusuma. Ketiganya turun langsung menyaksikan kondisi rumah dan penghuni bangunan korban puting beliung tersebut.

Di dua desa tersebut, ada 20 rumah yang kerusakannya parah. Bupati Subandi langsung memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo bertindak cepat. Segera kirim bantuan material untuk memperbaiki puluhan rumah yang rusak tersebut.

”Besok (Selasa 17 Maret 2026), perbaikan sudah bisa dilakukan,” ujar Bupati Subandi kepada Kepala BPBD Sidoarjo Sabino Mariano.

Bupati Subandi melihat, rata-rata kerusakan terjadi pada atap rumah warga yang memakai asbes. Yang paling banyak rusak adalah rumah warga Desa Segoro Tambak. Jumlahnya 66 bangunan. Sedangkan di Desa Buncitan tercatat 10 rumah yang rusak.

”Material disiapkan semua. Kalau kayunya juga rusak ya juga akan diganti,” jelas Bupati Subandi.

Rumah-rumah lain yang rusak juga akan didata. Apa saja perbaikan yang diperlukan. Pemerintah daerah turun ke lapangan untuk membantu warga yang membutuhkan.

Bupati Subandi juga meminta pemerintah desa ikut bergotong royong memperbaiki kerusakan rumah warga korban puting beliung di Kecamatan Sedati itu. Jika kerusakan ringan, cukup diperbaiki oleh desa.

Untuk perbaikan rumah yang rusak berat, Pemkab Sidoarjo akan memperbaikinya. Seperti di rumah Teti di Desa Buncitan. Selain perbaikan atap, Pemkab Sidoarjo akan memperbaiki lantai rumah Teti. Lantainya ditinggikan dan dipasangi keramik.

”Di sana (rumah Teti) masuk rumah tidak layak huni. Sudah kami perintahkan Baznas Sidoarjo saja yang memperbaiki. Bisa setelah Lebaran dikerjakan,” tambah Bupati Subandi.

Kepala BPBD Sidoarjo Sabino Mariano mengatakan, BPBD Sidoarjo akan terus melakukan asesmen agar perbaikan bisa segera dilakukan. Setelah pendataan, BPBD segera melakukan perbaikan rumah warga terdampak angin puting beliung di Kecamatan Sedati itu.

Sabino juga menyebutkan, ada empat kecamatan yang terdampak angin puting beliung Minggu sore di Sidoarjo. Selain Kecamatan Sedati, juga ada Kecamatan Waru, Tulangan, dan Tarik. Di Kecamatan Sedati sendiri ada sekitar enam desa terdampak. Yang terparah Desa Segoro Tambak.

”Cuaca sekarang sulit kita prediksi. Apalagi misalnya daerah lain melakukan intervensi modifikasi cuaca, kita bisa terkena efeknya,” ujarnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

sidoarjo Bupati Sidoarjo puting beliung Pemkab Sidoarjo Dinas Sosial Sidoarjo Kecamatan Sedati BPBD Sidoarjo