Proyek Los Pasar Tulakan Telan Dana Rp350 Juta, PMII Pacitan Minta Warga Awasi

Editor: Al Ahmadi

10 Apr 2026 14:32

Thumbnail Proyek Los Pasar Tulakan Telan Dana Rp350 Juta, PMII Pacitan Minta Warga Awasi
Aktivitas pembangunan los Pasar Tulakan Pacitan yang mulai dikerjakan sejak awal April 2026 dan ditargetkan rampung awal Juni 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Pembangunan los di Pasar Tulakan, Kabupaten Pacitan mulai dikerjakan sejak awal April 2026. 

Proyek tersebut ditargetkan selesai pada awal Juni mendatang.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan dan Ketenagakerjaan (Disdagnaker) Pacitan, Bambang Surono, mengatakan kontrak pekerjaan telah dimulai pada 1 April dan saat ini proses pembangunan sudah berjalan sekitar satu minggu.

“Pembangunan los Pasar Tulakan itu sudah mulai dilaksanakan, kontrak sudah berjalan sejak awal bulan,” kata Bambang, Kamis, 9 April 2026.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Ia menjelaskan, pembebasan lahan telah rampung pada 2025.

Lokasi lahan berada di RT/RW 3/3 Desa Tulakan, berupa tanah kosong milik warga yang akan dimanfaatkan untuk penataan dan pengembangan fasilitas pasar.

“Pembangunan fisik direncanakan tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp350 juta. Targetnya bisa menampung 40 sampai 50 pedagang dan selesai Juli 2026,” ujarnya.

Menurut Bambang, penambahan los pedagang menjadi langkah untuk mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi, terutama saat hari pasaran. 

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Aktivitas jual beli yang selama ini meluber hingga tepi jalan dan badan jalan membuat arus lalu lintas di jalur utama Tulakan - Lorok sering tersendat.

“Selama ini lahannya masih sewa, hanya untuk mem-backup pedagang di depan pasar. Ke depan, setelah lahannya siap, pedagang akan direlokasi ke belakang dan dibuatkan los lapak,” jelasnya.

Ia menyebut hingga saat ini belum ada hambatan berarti, termasuk potensi penolakan dari pedagang. 

Sosialisasi belum dilakukan karena pembangunan masih dalam tahap awal.

“Nanti kalau bangunannya sudah hampir selesai, baru kita sosialisasikan ke pedagang yang rencana dipindah ke belakang. Kita tawarkan tempat yang sudah disediakan di dalam pasar,” ujarnya.

Bambang menambahkan, prioritas penempatan akan diberikan kepada pedagang yang selama ini menempati area depan pasar. 

Namun keputusan untuk menempati los tetap diserahkan kepada masing-masing pedagang.

Untuk tarif sewa, ia memastikan tidak ada perubahan karena tetap mengacu pada peraturan daerah yang berlaku.

“Tarif tetap sama sesuai perda. Kalau pedagang mau menempati kita berikan, kalau tidak ya tidak masalah,” ucapnya.

Terkait penataan pedagang, Disdagnaker akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. 

Koordinasi tersebut direncanakan berlangsung bersamaan dengan tahap sosialisasi pada Mei 2026.

Pemindahan pedagang ditargetkan sudah bisa dilakukan sebelum masa kontrak lama berakhir pada Juli 2026.

Di sisi lain, pembangunan ini disebut tidak berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) karena hanya bersifat pemindahan lokasi pedagang, bukan penambahan potensi baru.

“Ini hanya memindah, jadi potensinya tidak bertambah. Pedagangnya tetap,” jelasnya.

Ketua PMII Pacitan, Sunardi, turut menyoroti proyek tersebut. 

Ia mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses pembangunan agar berjalan sesuai perencanaan dan mengutamakan kualitas.

“Masyarakat juga perlu ikut mengawasi proses pembangunan ini supaya kualitasnya benar-benar terjaga. Jangan sampai hanya mengejar selesai cepat, tapi kualitasnya diabaikan,” kata Sunardi.

Ia berharap pembangunan los pasar tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi pedagang dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.(*)

Baca Sebelumnya

Kakanwil Kemenag Jatim Bertemu Bupati Ipuk, Ini yang Dibahas

Baca Selanjutnya

Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Prabumulih, Ketua KPU Divonis 8 Tahun Penjara

Tags:

Pasar Tulakan pacitan Disdagnaker Pacitan pembangunan pasar pedagang Pacitan retribusi pasar

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H