Profil Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho, Jenderal Bintang Tiga Non-Akpol yang Sandang Gelar Profesor

Editor: Muhammad Faizin

4 Mar 2026 10:48

Thumbnail Profil Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho, Jenderal Bintang Tiga Non-Akpol yang Sandang Gelar Profesor
Profesor Rudy Heriyanto Adi Nugroho (tengah) saat masih berpangkat Irjen dan menjabat sebagai Kapolda Banten. (Foto: Polri)

KETIK, SURABAYA – Saat ini, terdapat puluhan jenderal bintang tiga di kepolisian, baik yang berdinas di Polri maupun ditempatkan di institusi lain. Dari sederet nama tersebut, sosok Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho menjadi istimewa.

Hal yang menarik dari sosok Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho adalah karena dia berhasil meraih bintang tiga di pundak meski bukan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).

Keistimewaan lain adalah karena selain sebagai perwira tinggi, Rudi Heriyanto juga bergelar profesor atau guru besar.

Lahir di Jakarta pada 17 Maret 1968, Rudy menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila). Berbekal latar belakang sarjana hukum, ia kemudian mengikuti pendidikan Sekolah Perwira Polri (Sepa) pada 1993. Jalur ini berbeda dari Akpol yang umumnya menjadi pintu masuk utama perwira karier di Polri. Dari sinilah perjalanan panjangnya di institusi kepolisian dimulai.

Baca Juga:
Pemprov Sulsel Jadi Lokus PKDN Sespimti Polri 2026, Dorong Perumusan Kebijakan Strategis

Karier Rudy berkembang di bidang reserse. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Cimahi dan Kapolres Metro Jakarta Barat. Pengalamannya di bidang reserse semakin kuat ketika dipercaya menduduki posisi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Setelah itu, ia melanjutkan kiprah di tingkat Mabes Polri sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, posisi strategis yang menangani berbagai perkara besar yang identik dengan kejahatan kerah putih (white-collar crime).

Tak hanya berkiprah di bidang operasional, Rudy juga pernah mengemban tugas sebagai Widyaiswara Utama di Sespim Polri serta menjabat Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri. Jabatan tersebut memperlihatkan sisi lain dirinya sebagai aparat penegak hukum yang memiliki perhatian terhadap pengembangan keilmuan dan regulasi internal institusi.

Puncak kariernya di kewilayahan tercatat saat ia dipercaya menjadi Kapolda Banten pada 2020 hingga 2023. Selama menjabat, ia memimpin penanganan berbagai isu keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

Karier Rudy kemudian memasuki babak baru ketika pada 11 Desember 2023 ia dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Penugasan di kementerian tersebut membuat pangkatnya naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi atau bintang tiga. Jabatan Sekjen KKP merupakan posisi strategis yang berperan dalam pengelolaan administrasi dan kebijakan di lingkungan kementerian.

Baca Juga:
Lansia Pacitan Ditemukan Tewas di Rumah Sendiri, Awalnya Warga Endus Bau Menyengat

Di sela-sela kesibukannya mengabdi di Korps Bhayangkara, Rudy rupanya sosok yang haus untuk terus memperdalam keilmuan.

Hal ini pula yang mengantarkannya dikukuhkan sebagai profesor di Universitas Lampung dalam bidang Ilmu Mediasi Kepolisian dan Hukum.

Jabatan akademik tertinggi ini relatif jarang disandang perwira tinggi Polri. Kombinasi antara pengalaman lapangan, kepemimpinan struktural, serta capaian akademik menjadikan sosoknya berbeda dari pola umum karier perwira tinggi kepolisian.

Atas dedikasinya selama puluhan tahun di kepolisian, Komjen Rudy telah menerima berbagai penghargaan. Diantaranya adalah: 

  • Bintang Bhayangkara Pratama (2021)
  • Bintang Bhayangkara Nararya
  • Satyalancana Pengabdian 24 Tahun
  • Satyalancana Pengabdian 16 Tahun
  • Satyalancana Pengabdian 8 Tahun
  • Satyalancana Jana Utama
  • Satyalancana Ksatria Bhayangkar
  • Satyalancana Karya Bhakti
  • Satyalancana Bhakti Pendidikan
  • Satyalancana Bhakti Nusa. 

 

Konon, Rudy saat ini merupakan satu-satunya jenderal bintang tiga Polri yang bukan lulusan Akpol. 

Terdapat anggapan bahwa dibutuhkan kerja keras khusus bagi perwira dari jalur non-Akpol untuk bisa meraih pangkat jenderal bintang dua apalagi bintang tiga.

Sebelum Rudy, juga terdapat satu perwira non-Akpol yang berhasil meraih bintang tiga, meski hanya sesaat.

Dia adalah Komjen Ahmad Lutfi, yang merupakan lulusan Fakultas Dakwah UINSA Surabaya dan SEPA 1989. Pada Juni 2024, ia dipromosikan dari Kapolda Jateng (bintang 2) menjadi Irjen Kementerian Perdagangan (Kemendag). Namun, beberapa pekan kemudian, ia mengundurkan diri karena maju dalam Pilkada Jateng 2024. (*)

Baca Sebelumnya

Cek di Sini! Daftar Lengkap Susunan Komisi DPRD Kota Malang 2024-2029

Baca Selanjutnya

Kominfo Jatim Gandeng Universitas Dinamika Tingkatkan Kompetensi SDM Digital

Tags:

Rudy Heriyanto Adi Nugroho Komjen Rudy Polri Polisi Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho Akpol

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H