Bukan Menteri, Ini Jabatan yang Akan Didapat Tokoh Buruh Said Iqbal dari Presiden Prabowo

7 Juni 2026 15:27 7 Jun 2026 15:27

Thumbnail Bukan Menteri, Ini Jabatan yang Akan Didapat Tokoh Buruh Said Iqbal dari Presiden Prabowo

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal saat mengikuti demo peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta. (Foto: Suara.com)

KETIK, JAKARTA – Teka-teki jabatan yang akan diberikan Presiden Prabowo kepada Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mulai terjawab. Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengisyaratkan bahwa tokoh pemimpin gerakan buruh tersebut akan masuk ke kabinet dengan jabatan sesuai bidangnya, yakni di bidang ketenagakerjaan. 

Namun Istana belum memberikan kepastian nomenklatur atau jabatan yang akan diberikan kepada Said Iqbal. Bocoran datang dari Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani saat menghadiri pembukaan Kongres Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Jakarta, seperti dikutip dari Suara.com, jejaring media Ketik.com pada Minggu, 7 Juni 2026. 

Presiden Partai Buruh Said Iqbal dikabarkan akan dilantik sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan pada Senin besok, 8 Juni 2026.

Andi Gani menyatakan gerakan buruh mendukung penuh apabila Said Iqbal resmi bergabung dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Bung Iqbal besok mudah-mudahan insya Allah akan menjadi penasihat Presiden bidang ketenagakerjaan, kita dukung penuh sebagai gerakan buruh," kata Andi.

Jika penunjukan tersebut terealisasi, Said Iqbal akan menambah daftar tokoh buruh yang menduduki posisi strategis di pemerintahan. Sebelumnya, Ketua Umum DPP KSPSI Jumhur Hidayat telah lebih dulu masuk kabinet dan saat ini menjabat Menteri Lingkungan Hidup.

Andi menegaskan kehadiran tokoh buruh di pemerintahan tidak akan mengubah komitmen mereka dalam memperjuangkan kepentingan pekerja. Ia meyakini baik Jumhur Hidayat maupun Said Iqbal tetap konsisten memperjuangkan aspirasi buruh meski memegang jabatan negara.

"Saya yakin betul, Bung Jumhur dan Bung Said Iqbal tidak akan luntur perjuangannya, walaupun masuk pemerintahan. Biarkan kami tetap bersama dan Bung Iqbal, saya yakin komitmennya sangat penuh," ujarnya.

Menurut Andi, para aktivis buruh yang masuk ke pemerintahan tetap akan mempertahankan nilai-nilai perjuangan yang selama ini mereka perjuangkan.
"Saya yakin tokoh-tokoh buruh yang masuk pemerintahan, tidak akan meninggalkan ideologi pembelahan terhadap buruh, dan tidak akan meninggalkan jalan perjuangan walaupun sudah menjadi pejabat pemerintahan," katanya.

Ia juga menilai keberadaan figur buruh di lingkar pemerintahan dapat memperkuat komunikasi antara pekerja dan pemerintah, terutama dalam proses perumusan kebijakan ketenagakerjaan.

Meski demikian, hingga Minggu, 7 Juni 2026 belum ada pengumuman resmi dari Istana terkait pelantikan Said Iqbal sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pernyataan Andi Gani menjadi informasi pertama dari kalangan serikat pekerja mengenai rencana penunjukan tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

Said Iqbal Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan Partai Buruh Andi Gani KSPSI Prabowo Subianto Tokoh Buruh Masuk Pemerintahan