KETIK, SURABAYA – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), anggota Holding BUMN Danareksa, menegaskan komitmennya dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kawasan industri. Penegasan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Bulan K3 Nasional 2026.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT SIER yang juga menjabat Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko, Rizka Syafittri Siregar, menyatakan bahwa penerapan K3 merupakan prioritas utama perusahaan dan bagian integral dari budaya kerja sehari-hari serta bentuk komitmen bersama dalam melindungi aset terpenting perusahaan, yakni sumber daya manusia.
“Bulan K3 Nasional menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus melekat dalam setiap aktivitas. K3 bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi bentuk tanggung jawab dan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, seiring meningkatnya kompleksitas dunia kerja, penerapan K3 perlu terus diperkuat. Upaya tersebut mencakup pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, pengendalian risiko lingkungan kerja, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, serta perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan pekerja.
Dalam kesempatan tersebut, Rizka juga mengimbau seluruh tenant di kawasan industri SIER agar menjadikan prinsip K3 sebagai prioritas dalam setiap aktivitas operasional.
“SIER mengimbau seluruh tenant agar menjadikan K3 sebagai prioritas dalam setiap proses kerja, mulai dari perencanaan, operasional, hingga evaluasi. Keselamatan pekerja harus menjadi perhatian utama demi keberlangsungan usaha dan terciptanya kawasan industri yang aman dan produktif,” tegasnya.
Rizka menekankan bahwa keberhasilan penerapan K3 tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi semua pihak, mulai dari pengelola kawasan, tenant, pekerja, hingga mitra kerja. Oleh karena itu, SIER terus mendorong partisipasi aktif semua pihak dalam membangun budaya K3 yang kuat dan berkelanjutan.
“Budaya K3 dapat dimulai dari kepatuhan terhadap prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta kepedulian untuk saling mengingatkan dan melaporkan potensi bahaya di lingkungan kerja,” katanya.
Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2026 yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, SIER menyiapkan sejumlah kegiatan edukatif, partisipatif, dan kompetitif untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan K3 di lingkungan kerja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Health Talk pada 13 Januari 2026 sebagai sarana edukasi pentingnya menjaga kesehatan pekerja sebagai bagian dari implementasi K3.
Selanjutnya, SIER jyga menyenggalarakan program SIER Move digelar pada 14 Januari hingga 10 Februari 2026 untuk mendorong kebugaran dan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.
SIER juga menyelenggarakan Safety Quiz pada 19 dan 26 Januari 2026 guna meningkatkan pemahaman pekerja terhadap prinsip-prinsip K3 secara interaktif. Agenda dilanjutkan dengan kegiatan Kebugaran Jasmani pada 30 Januari 2026.
Memasuki bulan Februari, SIER menggelar Emergency Response Competition pada 4 Februari 2026 untuk mengasah kesiapsiagaan dan kemampuan respons darurat pekerja serta tenant. Rangkaian kegiatan ditutup dengan Safety Race pada 9 hingga 10 Februari 2026 serta In-House Training & K3 Award pada 12 Februari 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pihak yang berkomitmen dalam penerapan K3.
Rizka berharap peringatan Bulan K3 Nasional 2026 dapat mendorong perubahan perilaku sehingga K3 benar-benar menjadi budaya kerja di kawasan industri SIER.
“Kami berharap K3 dapat tertanam dalam setiap individu, demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, sehat, bersih, efisien, dan produktif,” tutupnya. (*)
