Peringatan Milad Ke-240 Diponegoro, Danrem 072/Pamungkas Tegaskan Nilai Nasionalisme

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Fiqih Arfani

12 Nov 2025 06:10

Thumbnail Peringatan Milad Ke-240 Diponegoro, Danrem 072/Pamungkas Tegaskan Nilai Nasionalisme
Suasana Milad ke-240 Pangeran Diponegoro dan Refleksi 200 Tahun Perang Jawa di Ndalem Yudonegaran, Yogyakarta, Selasa malam, 11 November 2025. (Foto: Penrem 072/Pmk for Ketik)

KETIK, SLEMAN – Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo menghadiri peringatan Milad ke-240 Pangeran Diponegoro (1785–2025) sekaligus refleksi 200 Tahun Perang Jawa (1825–1830), Selasa malam, 11 November 2025.

Acara yang diselenggarakan oleh Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (PATRA PADI) ini bertempat di Ndalem Yudonegaran, Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sejarah dan spiritual, menegaskan kembali nilai-nilai perjuangan pahlawan nasional tersebut di tengah tantangan bangsa saat ini 

Selain Danrem 072/Pamungkas, acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, sejumlah tokoh Trah Pangeran Diponegoro seperti GBPH H Yudhaningrat, Ketua Umum Patra Padi R Rahadi Saptata Abra, serta tokoh agama dan budaya seperti Ustadz Salim A Fillah dan dalang muda Ki Harlindar Mukti Prakoso.

Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono dalam sambutannya menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan Pangeran Diponegoro sebagai cermin bagi kehidupan bangsa. Ia menyoroti tantangan yang dihadapi bangsa modern, yang ia sebut sebagai “serakah-nomics.”

"Serakah-nomics ini terdiri dari imperialisme modern, oligarki sumber daya, dan birokrasi korup yang merugikan rakyat," ujar Agus Jabo Priyono.

Menurut Wamensos, zaman memang telah berubah, tetapi hakikat perjuangan dan kemerdekaan bangsa belum selesai.

Sementara itu, rangkaian acara diawali dengan doa bersama, pemutaran film "Al Diponegoro Hero", dan refleksi sejarah 200 tahun Perang Jawa.

Peringatan Milad ini diharapkan dapat menyebarkan semangat kejujuran, keberanian, dan keberpihakan kepada rakyat yang diwariskan oleh Pangeran Diponegoro.

Baca Juga:
WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Semangat tersebut menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme. Acara ditutup dengan pagelaran wayang kulit berjudul “Perang Jawa” yang dibawakan oleh Ki Harlindar Mukti Prakoso, memvisualisasikan kisah heroik perjuangan Pangeran Diponegoro dalam membela Tanah Air. (*)

Baca Juga:
'Gas!' Lagu Milik FSTVLST yang Ajarkan Bangkit dari Keterpurukan, Begini Liriknya!
Baca Sebelumnya

OJK Catat Sepanjang 2025 Transaksi Aset Kripto Capai Rp409,56 Triliun

Baca Selanjutnya

Raih KPID Jabar Award 2025, Bupati Bandung: Media Punya Kekuatan Beri Pencerahan dan Penggerak Perubahan Sosial

Tags:

Pangeran Diponegoro Milad Pangeran Diponegoro Perang Jawa Refleksi 200 Tahun Perang Jawa Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono Patra Padi Yogyakarta Ndalem Yudonegaran nasionalisme Sejarah Indonesia

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H