Penularan PMK Tewaskan 8 Sapi di Pacitan: Peternak Harus Lakukan Apa?

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

3 Jan 2025 14:35

Thumbnail Penularan PMK Tewaskan 8 Sapi di Pacitan: Peternak Harus Lakukan Apa?
Proses vaksinasi PMK yang dilakukan oleh petugas DKPP, Jumat, 3 Januari 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menghantui peternak di Pacitan.

Pasalnya, baru-baru ini delapan ekor sapi di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, dilaporkan mati mendadak dengan gejala khas PMK, sementara satu ekor sapi lainnya masih bertahan namun dalam kondisi kritis, dengan kaki yang mulai membusuk. 

Kejadian ini tentunya mengancam ternak milik warga di wilayah Pacitan. Lantas peternak harus melakukan apa?

Menanggapi itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, mengatakan, ternyata PMK masih bisa disembuhkan asalkan penanganannya dilakukan cepat sebelum terlambat.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Sugeng mengungkapkan, untuk mencegah penyebaran PMK dan membantu penyembuhan, ada beberapa langkah yang dapat diambil oleh para pemilik ternak:

1. Hindari Lalu Lintas Ternak

Salah satu cara utama mencegah PMK adalah dengan menghindari pergerakan ternak, terutama dari daerah yang terinfeksi. Virus PMK sering dibawa oleh ternak baru yang berasal dari wilayah yang sudah terdampak.

2. Jaga Kebersihan Kandang 

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Virus PMK berkembang biak dengan cepat di tempat yang lembab. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan kandang dan mengurangi genangan air.

"Ini akan mengurangi kemungkinan ternak terjangkit penyakit," papar Sugeng kepada Ketik.co.id, Jumat, 3 Januari 2024.

3. Waspadai Vektor Penyebaran

Virus PMK dapat dibawa oleh vektor seperti lalat, nyamuk, dan serangga lainnya. Untuk itu, peternak disarankan menggunakan obat pembasmi serangga sesuai petunjuk petugas, tetapi tidak menggunakan racun tanaman seperti Arivo atau Fastac karena bisa memperburuk kondisi luka pada sapi.

4. Berikan Jamu untuk Meningkatkan Kesehatan Sapi

Memberikan jamu yang terbuat dari bahan alami seperti jahe, kunyit, dan temulawak dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sapi dan mencegah penyakit.

5. Gunakan Cuka dan Citrunzur

Disarankan juga untuk menyediakan cairan seperti cuka atau citrunzur yang telah dicairkan di lokasi peternakan. Cairan ini dapat membantu mengurangi penyebaran penyakit dan mendukung proses penyembuhan dengan cara disemprotkan ke bagian tubuh sapi yang membengkak, seperti mulut dan kuku.

6. Jaga Jarak dengan Sapi Terinfeksi

Hal yang sangat penting untuk diingat adalah jika ada sapi yang menunjukkan gejala PMK, jangan mencampurkannya dengan sapi lain, dan hindari kontak langsung dengan ternak yang terinfeksi. Manusia bisa menjadi perantara penyebaran virus karena virus bisa menempel pada pakaian dan kulit.

7. Jangan Cemas, Segera Hubungi Petugas  

Jangan panik jika menemukan gejala PMK pada sapi. Penyakit ini masih bisa disembuhkan jika segera ditangani. Segera hubungi petugas medis veteriner atau paramedik untuk melakukan pengobatan dan sterilisasi tempat yang terinfeksi.

Kadis Sugeng, menambahkan dalam hal ini, tim khusus telah dibentuk di terjunkan di masing-masing wilayah untuk menangani kasus PMK ini.

Petugas akan melakukan pengobatan, sterilisasi, dan terus memberikan sosialisasi serta edukasi kepada peternak tentang pentingnya menjaga kebersihan kandang untuk mencegah penyebaran penyakit.

"Apabila ada laporan kasus, petugas medik veteriner dan paramedik akan melakukan pengobatan dan sterelisasi di kandang," tandasnya.

Melalui langkah-langkah pencegahan yang tepat dan penanganan yang cepat, diharapkan PMK di Pacitan dapat dikendalikan sebelum menyebar lebih luas. (*)

Baca Sebelumnya

Kemenhub Dorong Pemerintah Tambah Koridor Baru LRT Feeder

Baca Selanjutnya

Strategi Madura United untuk Perbaiki Posisi Klasemen di Putaran Kedua Liga 1

Tags:

pacitan PMK di Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H