KETIK, SLEMAN – Ambisi Kabupaten Sleman untuk mempertahankan dominasi di kancah olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta kian nyata. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, resmi mengukuhkan pengurus Koordinator Olahraga Kapanewon (KORKAP) masa bakti 2025-2029 di Pendopo Parasamya, Selasa, 17 Maret 2026.
Langkah ini bukan sekadar seremoni organisasi. KORKAP didapuk menjadi unit gerilya di tingkat akar rumput untuk menjaring bibit atlet potensial demi memuluskan target besar: meraih gelar Juara Umum Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVIII di Kulon Progo mendatang.
Ketua Umum KONI Sleman, Haris Sutarta, menegaskan bahwa 17 pengurus KORKAP yang baru dilantik memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan KONI. Menurutnya, talenta olahraga Sleman sering kali tersembunyi di pelosok desa dan hanya bisa tersentuh melalui koordinasi intensif di tingkat wilayah.
"Fokus utama kita adalah mendukung tim KONI Sleman di PORDA XVIII. Kita punya target besar, yakni mempertahankan gelar Juara Umum untuk kelima kalinya secara berturut-turut," ujar Haris dalam sambutannya.
Haris menambahkan, tugas KORKAP tidak berhenti pada pendataan, melainkan mencakup pembinaan awal. Hasil temuan bakat di lapangan nantinya akan diserahkan kepada masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) di bawah naungan KONI untuk dipoles menuju level nasional maupun internasional.
Bupati Harda Kiswaya dalam arahannya mengingatkan bahwa sejarah mencatat banyak atlet besar nasional bermula dari kompetisi antar-kapanewon (kecamatan). Ia menekankan agar pengurus tidak terjebak dalam rutinitas administratif, melainkan aktif menjadi motivator di tengah masyarakat.
"Banyak atlet berbakat lahir dari desa. Karena itu, KORKAP harus menjadi ujung tombak. Jangan biarkan potensi atlet kita layu hanya karena kurangnya koordinasi dan pembinaan di tingkat bawah," tegas Harda.
Bupati Sleman Harda Kiswaya juga meminta adanya sinergi lintas sektoral antara pengurus KORKAP dengan pemerintah kapanewon, kalurahan, hingga sekolah-sekolah. Sinergi ini dianggap krusial agar mata rantai pembinaan atlet tidak terputus di tengah jalan.
Dengan pengukuhan ini, Sleman resmi memasang "radar" di seluruh penjuru wilayahnya, bersiap menyongsong pesta olahraga daerah dengan satu tujuan pasti: Tetap menjadi yang terbaik di Yogyakarta. (*)
