110 Anak Sleman Ikuti Khitanan Massal Spesial Hari Jadi

1 Mei 2026 08:36 1 Mei 2026 08:36

Fajar Rianto, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 110 Anak Sleman Ikuti Khitanan Massal Spesial Hari Jadi

Didampingi Asek III Dwi Anta Sudibya, Wabup Sleman, Danang Maharsa, menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada peserta khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman di Puskesmas Mlati II, Kamis 30 April 2026. (Foto: Prokompim Slm for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Nuansa penuh syukur menyelimuti Puskesmas Mlati II , saat Pemerintah Kabupaten Sleman Kamis 30 April 2026 menggelar aksi bakti sosial khitanan massal. Agenda ini menjadi salah satu rangkaian istimewa dalam memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman, sebuah tonggak sejarah panjang bagi Bumi Sembada dalam melayani warganya.

Angka 110 peserta yang dipilih secara khusus merepresentasikan usia kabupaten yang kini telah memasuki satu abad lebih satu dekade.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan anak-anak merasa nyaman selama proses berlangsung. Tak sekadar memberikan layanan medis gratis, Pemerintah Kabupaten Sleman juga memanjakan para peserta dengan bingkisan lengkap mulai dari baju, sarung, kopiah, hingga celana sunat khusus.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Danang Maharsa bersama Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum (Asek III), Dwi Anta Sudibya dan jajaran pejabat terkait.

Dalam arahannya, Danang Maharsa menekankan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan akses kesehatan. Ia menyatakan bahwa khitan bukan hanya sekadar menjalankan syariat agama bagi anak laki-laki, tetapi juga langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

"Kami ingin memastikan bahwa dalam momen perayaan Hari Jadi Sleman ini, kebahagiaan tidak hanya milik jajaran birokrasi, tetapi dirasakan langsung oleh masyarakat. Khitanan massal ini adalah bentuk nyata pelayanan publik yang menyentuh akar rumput," jelasnya.

"Dengan metode medis modern yang kita gunakan, kami menjamin anak-anak mendapatkan pengalaman khitan yang aman, minim trauma, dan tentu saja gratis bagi keluarga yang membutuhkan," ujar Danang Maharsa di sela peninjauan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Puskesmas Mlati II, dr Raditya Kusuma, menegaskan bahwa seluruh prosedur ditangani oleh tim medis profesional yang telah disiagakan.

Peserta yang berjumlah 110 anak ini datang dari berbagai kapanewon di seluruh wilayah Sleman dengan rentang usia yang beragam, mulai dari balita usia 2 tahun hingga remaja 14 tahun. Data menunjukkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi, mengingat kuota langsung terpenuhi sesaat setelah pendaftaran dibuka.

"Tujuan utama kami adalah memberikan fasilitas kesehatan yang setara. Selain aspek medis, kami juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai perawatan pasca-khitan agar proses penyembuhan berjalan optimal. Ini adalah wujud kepedulian sosial kita bersama untuk membentuk generasi Sleman yang lebih sehat sejak dini," tambah dr Raditya Kusuma.

Melalui momentum hari jadi yang ke-110 ini, khitanan massal diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi memberikan manfaat kesehatan yang nyata bagi generasi penerus Sleman. Keceriaan anak-anak yang pulang membawa bingkisan menjadi simbol harapan agar Kabupaten Sleman terus tumbuh menjadi daerah yang peduli dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakatnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Hari Jadi Sleman Kabupaten Sleman Khitanan Massal bakti sosial Puskesmas Mlati Ii Danang Maharsa layanan kesehatan gratis kesehatan anak Pemkab Sleman Berita Sleman Peringatan Hari Jadi Kesejahteraan Masyarakat Pelayanan Publik Khitan Modern