KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan stok pangan aman menjelang Ramadan 1447 H/2026 Masehi. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Antiek Sugiharti.
Ia mengatakan, telah memantau secara rutin stok bahan pangan di pasar-pasar untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga.
"Stok pangan di Kota Surabaya dalam kondisi aman. Hal ininjuga tercermin dari Indeks Ketahanan Pangan Surabaya 2025 yang berada di angka 73,28," katanya dikutip dari keterangan resmi, Kamis 29 Januari 2026.
Stabilitas harga yang dilakukan DKPP Kota Surabaya merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi potensi lonjakan permintaan.
Antiek mengungkapkan, apabila indikasi kenaikan harga atau berkurangnya pasokan, pihaknya siap berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun operasi pasar.
"Ketika permintaan meningkat atau pasokan rawan berkurang, kami akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menyediakan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat," tegasnya.
Pasokan stok pangan ini juga dipastikan aman memasuki Imlek yang diperingati pada 17 Februari 2026 nanti.
Kendati stok pangan aman dan harga relatif stabil, Antiek mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak, membeli sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan panic buying maupun penimbunan. Pemerintah memastikan stok pangan tersedia dan distribusi berjalan aman sehingga kebutuhan warga tetap terpenuhi,” pungkasnya. (*)
