Oknum ASN Perizinan Jombang Diduga Jadi Makelar Lahan Pabrik, Konflik Kepentingan Mengintai Investasi

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Muhammad Faizin

24 Feb 2026 12:41

Thumbnail Oknum ASN Perizinan Jombang Diduga Jadi Makelar Lahan Pabrik, Konflik Kepentingan Mengintai Investasi
Ilustrasi oknum ASN Nyambi jadi makelar lahan dan perizinan. (AI)

KETIK, JOMBANG – Dugaan praktik mafia tanah kembali mencoreng wajah birokrasi di Kabupaten Jombang. Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di DPMPTSP Jombang disebut-sebut terlibat langsung dalam pengurusan pembebasan lahan untuk proyek pabrik pembibitan ayam ras PT Sapta Karya Megah (SKM) di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Oknum ASN DPMPTSP Jombang berinisial ABU itu diduga tidak sekadar memberikan informasi investasi, tetapi berperan sebagai mediator atau makelar lahan, PT SKM yang berada di dua desa, yaitu Desa Ngusikan dan Desa Manunggal dengan dengan luas lahan 18,0521 hektare. Dengan memanfaatkan status dan jabatannya untuk memperlancar proses pembelian tanah.

Kondisi ini menimbulkan pertama warga. Salah seorang warga Desa Ngusikan yang namannya enggan disebutkan mengatakan padahal, secara tugas pokok, pegawai DPMPTSP hanya berwenang memberikan pelayanan perizinan dan pendampingan investasi, bukan menjadi perantara transaksi lahan.

“Kalau pegawai dinas ikut jadi makelar dan ambil keuntungan pribadi, itu sudah keluar dari tugasnya. Harusnya hanya melayani dan memberi pemahaman soal mekanisme investasi di Jombang,” ujar seorang warga.

Baca Juga:
MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Ia menilai tindakan oknum ASN DPMPTSP Kabupaten Jombang tersebut berpotensi kuat menimbulkan konflik kepentingan.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, menegaskan bahwa praktik tersebut tidak dibenarkan dalam aturan kepegawaian.

“Ini tidak diperbolehkan karena ada konflik of interest. Silakan disampaikan by name dan by address agar bisa dilakukan pembinaan. Secara aturan kepegawaian memang tidak diperbolehkan,” tegasnya, Selasa 24 Februari 2026.

Pernyataan ini membuka peluang adanya pemeriksaan internal jika dugaan tersebut terbukti.

Baca Juga:
Tidak Anti Kritik, DPMPTSP Kota Madiun Gandeng Pengusaha Minta Saran dan Masukkan

Perusahaan Akui Dibantu Urus Lahan

Di sisi lain, Direktur PT SKM Ngusikan Jombang, Thomas, mengakui bahwa pihaknya memang dibantu dalam proses pembebasan lahan oleh seseorang bernama Arif yang disebut berinisial ABU.

“Iya, memang ada yang membantu sebagai kuasa jual. Tapi kami tidak tahu apakah beliau ASN atau bukan,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa 24 Februari 2026.

Alarm Bahaya Integritas Investasi

Kasus ini bukan sekadar soal makelar tanah. Lebih jauh, ini menyentuh isu integritas birokrasi dan transparansi investasi di Jombang. DPMPTSP sebagai pintu masuk penanaman modal seharusnya steril dari praktik yang berpotensi menguntungkan pribadi.

Jika benar seorang ASN aktif menjadi mediator lahan, maka ada potensi pelanggaran disiplin, penyalahgunaan jabatan, hingga dugaan praktik mafia tanah yang merugikan masyarakat.

Sekedar diketahui, lahan yang akan berdiri tempat usaha pembibitan ayam ras PT SKM di Ngusikan dan Manunggal ini dibelah oleh Sungai Waduk Kromong. Diduga kuat, pembangunan akan menutup aliran sungai tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Ke Aceh Selatan Kini Secepat Kilat! Terbang ke Tapaktuan Hanya Rp500 Ribuan

Baca Selanjutnya

Bakso Tulangan Iga Kuah Pedas Jadi Buruan Takjil di Jember, Racikan Khas Pandalungan Laris Manis

Tags:

berita jombang jombang PT SKM ngusikan manunggal pabrik ayam ras jombang DPMPTSP dinas perizinan jombang makelar asn Mafia Tanah mafia lahan

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

4 April 2026 06:20

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar