Nilai Spiritual dan Sosial Bulan Suci, Ini Makna Ramadan Versi Gubernur Khofifah

26 Februari 2026 05:24 26 Feb 2026 05:24

Thumbnail Nilai Spiritual dan Sosial Bulan Suci, Ini Makna Ramadan Versi Gubernur Khofifah

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) menghadiri undangan buka puasa bersama yang diselenggarakan Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia  untuk Republik Indonesia, ASEAN dan Timor Leste di Jakarta pada Selasa, 24 Februari 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai Ramadan memiliki makna spiritual sekaligus sosial, yakni ibadah puasa yang tak hanya melatih kesabaran dan keikhlasan, tetapi juga menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesame.

“Tentu pada akhirnya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya di Surabaya, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurut dia, penguatan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi hal sangat penting.

Di tengah keberagaman Indonesia, kata Khoffah nilai toleransi, dialog dan saling pengertian menjadi fondasi utama menjaga persatuan serta harmoni sosial.

Mantan Menteri Sosial itu jufa menegaskan bahwa Jawa Timur sebagai miniatur Indonesia terus berkomitmen menghadirkan ruang hidup yang harmonis bagi berbagai komunitas.

“Toleransi bukan sekadar narasi, melainkan praktik nyata yang tumbuh dalam keseharian masyarakat Jawa Timur,” tegas orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Di sisi lain, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri menghadiri undangan buka puasa bersama yang diselenggarakan Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia  untuk Republik Indonesia, ASEAN dan Timor Leste di Jakarta pada Selasa, 24 Februari 2026.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Founding Day atau Hari Berdirinya Kerajaan Arab Saudi yang diperingati setiap 22 Februari.

Dalam suasana hangat penuh kebersamaan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas undangan Kedutaan Besar  Saudi Arabia, sekaligus menilai momentum silaturahim strategis antara pemerintah, tokoh masyarakat dan perwakilan diplomatik negara sahabat.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama dalam kegiatan buka puasa bersama antara Kedutaan Saudi Arabia dengan Pemprov Jawa Timur di halaman Masjid Nasional Al Akbar pada Sabtu, 21 Februari 2026.

“Undangan ini bukan hanya menjadi kehormatan bagi kami, tetapi juga cerminan eratnya silaturahmi memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia, termasuk Jawa Timur dan Saudi Arabia,” ucap dia.

Ia menilai, dalam perspektif hubungan bilateral, relasi Indonesia dan Arab Saudi telah berkembang di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pendidikan, sosial hingga ekonomi. 

Diharapkan, lanjut Khofifah, kolaborasi tersebut semakin konstruktif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat kedua negara.

Sementara itu, Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk RI, ASEAN, dan Timor Leste,  YM. Faisal Abdullah H. Amodi, dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan antara Kerajaan Arab Saudi dan Republik Indonesia merupakan hubungan yang kokoh serta terus berkembang.

Hubungan tersebut jufa ditopang oleh kedekatan para pemimpin serta persaudaraan yang erat di antara rakyat kedua negara.

Ia juga menegaskan komitmen Kerajaan Saudi Arabia dalam memberikan perhatian maksimal terhadap dua masjid suci dan tempat-tempat suci lainnya sebagai bagian dari pelayanan kepada umat Islam di seluruh dunia.

“Kami menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik kepada YM. Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud dan Yang Mulia Putra Mahkota Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, semoga Allah melindungi mereka berdua serta kepada seluruh rakyat Saudi yang mulia,” katanya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur Religi Ramadan Arab Saudi Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi Buka puasa