Nanny Hadi Tjahjanto, Figur Pemersatu yang Bawa Isu Strategis ke Panggung Nasional

Editor: Al Ahmadi

18 Des 2025 19:35

Thumbnail Nanny Hadi Tjahjanto, Figur Pemersatu yang Bawa Isu Strategis ke Panggung Nasional
Dalam rangka memperingati Hari Ibu 2025 (Hari Ibu ke-97), Ketua Umum Kowani, Ibu Nannie Hadi Tjahjanto, SH. mengikuti ziarah dan anjangsana di TMP Kalibata, Kamis, 18 Desember 2025. (Foto: Instagram @kowani1928_official)

KETIK, JAKARTA – Terpilihnya Nanny Hadi Tjahjanto sebagai Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) periode 2024–2029 menempatkannya sebagai salah satu figur pemersatu perempuan di tingkat nasional. 

Di bawah kepemimpinannya, isu-isu strategis perempuan kini didorong untuk hadir lebih kuat di ruang kebijakan nasional.

Pemilihan Ketua Umum Kowani berlangsung dalam Kongres XXVI Kowani yang digelar di Gedung Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Kongres tersebut diikuti perwakilan organisasi perempuan dari berbagai daerah dan latar belakang organisasi.

Baca Juga:
Haul Sewindu Ki Entus Susmono, Bupati Tegal Ajak Jamaah Doakan Daerah dari Bencana

Melalui proses pemilihan yang berlangsung demokratis, Nanny Hadi Tjahjanto memperoleh dukungan mayoritas suara dan ditetapkan sebagai Ketua Umum Kowani periode 2024–2029. 

Dukungan terhadap Nanny datang dari beragam organisasi anggota Kowani yang menilai kepemimpinannya mampu menyatukan kepentingan organisasi besar dan kecil.

Sebagai federasi organisasi perempuan yang berdiri sejak 1928, Kowani menaungi puluhan organisasi dengan karakter dan kepentingan yang beragam. 

Posisi Ketua Umum menuntut kemampuan konsolidasi yang kuat agar perbedaan dapat dikelola menjadi kekuatan bersama.

Baca Juga:
Inspirasi Hari Ibu, Rektor UIN Malang Ungkap Kekuatan Perempuan dalam Memimpin Perguruan Tinggi

Dalam berbagai pernyataan publik, Nanny Hadi Tjahjanto menekankan pentingnya persatuan dalam gerakan perempuan.

“Kowani harus menjadi rumah bersama bagi seluruh organisasi perempuan. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk saling melengkapi demi tujuan yang lebih besar,” gagasnya.

Pendekatan dialog dan musyawarah disebut menjadi gaya kepemimpinan yang ia dorong agar seluruh organisasi merasa memiliki ruang yang setara dalam menentukan arah perjuangan perempuan Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Nanny membawa sejumlah isu strategis perempuan ke panggung nasional. 

Fokus utama yang diusung meliputi penguatan pendidikan perempuan, kemandirian ekonomi perempuan, serta ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Nanny menilai bahwa isu perempuan tidak boleh berhenti pada tataran wacana, melainkan harus terhubung langsung dengan proses perumusan kebijakan publik.

Baginya, perempuan harus menjadi bagian dari solusi nasional.

"Perempuan bukan sekadar objek pembangunan,” ujarnya dalam salah satu pernyataan usai terpilih.

Sejumlah organisasi perempuan menilai kehadiran Nanny di pucuk pimpinan Kowani memberi harapan baru agar suara perempuan kian terdengar dalam proses pengambilan kebijakan di tingkat nasional.(*)

Baca Sebelumnya

Edukasi Anak Usia Dini dan Tingkatkan Kompetensi Guru, Mahasiswa KKNT FIP UTM Integrasikan Sains dan Kearifan Lokal

Baca Selanjutnya

Sejarah! HUT ke-51 Perumda Tugu Tirta Dihadiri 3 Kepala Daerah se-Malang Raya

Tags:

Nanny Hadi Tjahjanto Kepemimpinan perempuan Kowani Tokoh Nasional Isu Perempuan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar