KETIK, MALANG – Aksi pencurian dengan modus menyamar sebagai penghuni baru terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Bandulan Gang 8A, RT 3 RW 1, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pelaku yang merupakan seorang perempuan menggasak sepeda motor milik penghuni kos lama dalam waktu singkat.

Korban, Chezia (21), mengatakan kejadian curanmor yang dialaminya terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026. Saat itu, pelaku datang sekitar pukul 09.00 WIB dan memperkenalkan diri sebagai penghuni baru.

"Jadi, dia (pelaku) ini datang sambil menenteng banyak barang bawaan. Pada Kamis, 11 Juni sebelumnya, juga sudah datang ke sini, tetapi saat itu alasannya masih survei kamar kos yang akan ditempati. Saat memperkenalkan diri sebagai penghuni baru, pelaku ini juga menawari saya jajanan donat," ujarnya saat ditemui Ketik.com, Kamis, 18 Juni 2026.

Namun, jajanan tersebut tidak dimakan oleh korban karena masih sibuk bersih-bersih dan mencuci piring. Meski begitu, pelaku terus mengajak korban berbicara dan mengobrol.

"Di saat ngobrol itu, pelaku mengaku bekerja magang sebagai tata usaha di salah satu kampus di Kota Malang. Selama berbicara, pelaku yang diperkirakan berusia 25 tahun ini tidak menunjukkan gerak-gerik atau raut muka yang mencurigakan," jelasnya.

Baca Juga:
Staycation Saat Libur Sekolah? Grand Mercure Malang Mirama Tawarkan Potongan Harga hingga 25%

Namun, keramahan itu ternyata hanyalah kedok pelaku untuk mengelabui korban. Sekitar pukul 13.00 WIB, salah seorang penghuni kos lainnya sempat mendengar suara sepeda motor yang dikira korban sedang keluar.

"Teman saya mendengar ada suara motor dinyalakan, tetapi dipikir itu saya yang sedang keluar. Baru ketika mau keluar, saya tahu ternyata sepeda motor Yamaha Mio Soul milik saya yang diparkir di dalam tempat kos sudah hilang," ungkapnya.

Kelalaian korban yang meninggalkan kunci kontak masih menempel di motor menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku untuk beraksi. Chezia juga mengaku selama ini merasa aman karena sudah tinggal di kos tersebut selama lebih dari satu tahun tanpa pernah ada insiden apa pun.

"Kunci kontaknya masih menempel di sepeda motor. Selama ini saya merasa aman-aman saja di sini. Saya sudah tinggal di sini hampir setahun lebih dan tidak pernah ada kejadian apa pun," tambahnya.

Baca Juga:
Viral Anggota DPRD Kota Malang Diduga Punya SPPG, Aktivis Antikorupsi: Tidak Paham Etika!

Mengetahui adanya pencurian sepeda motor, pihak pengelola kos segera mengecek dan membuka kamar kos yang disewa pelaku. Ternyata, pelaku tidak hanya membawa kabur motor korban, tetapi juga mengangkut kembali semua barang bawaannya, termasuk mengambil guling dan kasur dari kamar kos.

Sementara itu, keponakan pemilik kos, Daffa Falih Roviansyah, mengungkapkan kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Sukun. Sementara nomor kontak WhatsApp milik pelaku sudah tidak aktif dan tidak dapat dihubungi.

"Sebelum datang ke sini untuk mengecek kamar, pelaku sempat berkontak dengan bude saya yang merupakan pemilik kos. Namun setelah kejadian pencurian itu, nomor kontaknya sudah tidak aktif dan ia juga belum membayar kamar kos yang ditempatinya," tandasnya.