Dampingi Menag di IGIC 2026, UIN Malang Boyong 400 Musyrif Sukseskan Agenda Global

2 Agustus 2026 20:13 2 Agt 2026 20:13

Nurul Aliyah, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dampingi Menag di IGIC 2026, UIN Malang Boyong 400 Musyrif Sukseskan Agenda Global

Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, M.Si., mendampingi Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, MA., dalam rangkaian IGIC 2026 di Masjid Al-Akbar Surabaya pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Foto: Humas UIN Malang)

KETIK, MALANG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, M.Si., mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia dalam rangkaian pembukaan Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang digelar di Masjid Al-Akbar Surabaya pada Minggu, 2 Agustus 2026. 

Kehadiran Prof. Ilfi adalah wujud komitmen UIN Malang dalam mendukung penuh suksesnya seluruh agenda internasional yang mengusung penguatan peran masjid sebagai pusat peradaban, diplomasi keagamaan, dan perdamaian dunia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar Nasional IGIC 2026, kemudian dilanjutkan dengan Istighatsah dan Tabligh Akbar bertajuk “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace”.

Tabligh Akbar dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI serta dihadiri puluhan ribu jemaah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., beserta para tokoh agama, pengasuh pesantren, imam masjid, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat yang mendukung penyelenggaraan IGIC 2026.

Sebagai bentuk dukungan nyata, UIN Malang menghadirkan lebih dari 400 pembimbing mahasantri atau Musyrif dan Musyrifah Ma’had Al-Jami’ah.

Kehadiran mereka menjadi representasi kontribusi UIN Malang dalam menyiapkan kader-kader ulama yang memiliki kapasitas keilmuan, religiusitas, spiritualitas, serta wawasan moderasi beragama yang kuat.

Foto Rangkaian acara IGIC 2026 dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Humas UIN Malang)Rangkaian acara IGIC 2026 dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Humas UIN Malang)

Partisipasi aktif tersebut juga menunjukkan komitmen UIN Malang sebagai perguruan tinggi Islam yang terus berperan dalam memperkuat nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ’alamin sekaligus mendukung berbagai program strategis Kementerian Agama, khususnya dalam membangun harmoni kehidupan beragama di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam Tabligh Akbar, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat pelaksanaan ibadah. Sehingga, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.

“Masjid itu adalah rumah kemanusiaan. Jadi bukan hanya dipakai untuk ibadah ritual, tetapi juga menjadi tempat untuk memberdayakan masyarakat," ujar Prof. Nasaruddin Umar.

“Mari kita mengubah Jawa Timur. Bukan kita lagi yang memberdayakan masjid, tetapi masjid yang memberdayakan umat," imbuhnya.

Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., mengungkapkan bahwa partisipasi ratusan musyrif dan musyrifah Ma’had Al-Jami’ah adalah bentuk dukungan konkret UIN Malang terhadap kesuksesan penyelenggaraan IGIC 2026 sekaligus implementasi visi kampus dalam mencetak generasi ulama intelektual yang unggul.

“UIN Maulana Malik Ibrahim Malang siap mendukung setiap ikhtiar Kementerian Agama dalam memperkuat harmoni, moderasi beragama, dan perdamaian global. Kehadiran para musyrif dan musyrifah Ma’had Al-Jami’ah merupakan wujud pengabdian kader-kader ulama yang tidak hanya memiliki kedalaman spiritual dan religiusitas, tetapi juga siap menjadi agen pemberdayaan masyarakat melalui masjid sebagai pusat peradaban,” ungkap Prof. Ilfi.

Melalui penyelenggaraan IGIC 2026, penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, imam masjid, serta masyarakat dalam menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, penguatan nilai-nilai kemanusiaan, dan diplomasi keagamaan diharapkan lahir demi terwujudnya perdamaian dunia.(*)

Tombol Google News

Tags:

UIN Malang Rektor UIN Malang Ilfi Nur Diana Menteri Agama RI Nasaruddin Umar IGIC Kampus Malang Kota Malang