Menlu Sugiono Gantikan Presiden Prabowo Jadi Ketum IPSI Periode 2026-2030

12 April 2026 12:05 12 Apr 2026 12:05

M. Rifat, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Menlu Sugiono Gantikan Presiden Prabowo Jadi Ketum IPSI Periode 2026-2030

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya pada Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia Masa Bakti 2026–2030 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

KETIK, JAKARTA – Sugiono resmi menggantikan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) periode 2026-2030. Keputusan itu diresmikan dalam Musyawarah Nasional XVI Masa Bakti 2026-2030 Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Menteri Luar negeri Sugiono terpilih secara aklamasi. Nama Sugiono menjadi satu-satunya nama yang masuk dalam daftar kepada panitia penjaringan untuk menggantikan Prabowo Subianto. Di kepengurusan sebelumnya, Sugiono menjabat sebagai Wakil Ketua Umum

"Nama-nama terjaring seperti yang tadi disampaikan, ada dua. Yang pertama tentunya kita menghargai Ketua Umum yang lama, Bapak Prabowo Subianto. Dan tadi kita sudah dengarkan bersama pada saat sambutannya, beliau sudah tidak bersedia kembali. Dan nama orang yang terjaring dari beberapa perguruan dan Pengprov (Pengurus Provinsi), nama kedua adalah Bapak Sugiono," ujar Ketua Tim Penjaringan dan Penjaringan, Bayu Syahjohan dalam Munas.

Munas IPSI mengusung tema "Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade" dengan agenda utama hari ini adalah Pergantian Ketum IPSI periode 2026-2030.

Selain dibuka oleh Presiden Prabowo, Munas XVI IPSI turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Prabowo Pamit dari Ketum IPSI

Sebelumnya, dalam sambutan pembukaan, Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dalam Musyawarah Nasional XVI IPSI Masa Bakti 2026–2030 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengungkapkan keputusan tersebut diambil seiring dengan tanggung jawab besar yang kini diembannya sebagai kepala negara. Ia menilai peran sebagai Presiden membutuhkan fokus penuh sehingga tidak memungkinkan dirinya untuk menjalankan tugas secara optimal di IPSI.

Foto Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional XVI IPSI Masa Bakti 2026–2030 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional XVI IPSI Masa Bakti 2026–2030 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

“Alhamdulillah hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengabdikan diri di dunia pencak silat selama kurang lebih 34 tahun, baik sebagai wakil ketua umum maupun ketua umum IPSI. Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang organisasi tersebut dalam membina dan mengembangkan pencak silat di tingkat nasional maupun internasional.

Meski tidak lagi menjabat, Presiden menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung IPSI dan perkembangan pencak silat Indonesia. Menurutnya, seorang pendekar tidak terikat oleh jabatan formal, melainkan oleh pengabdian yang terus berjalan sepanjang hayat.

“Saya siap terus, akan terus mendukung, dengan jabatan ataupun tidak dengan jabatan. Seorang pendekar adalah sampai nafas dia terakhir, dia pendekar,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mendorong IPSI untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang kuat dan visioner. Ia meyakini bahwa organisasi ini memiliki kader terbaik yang mampu melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan serta membawa pencak silat semakin maju di masa depan.

“Saya yakin generasi penerus yang pantas untuk meneruskan tongkat kepimpinan di IPSI dan pasti saya akan dukung PB IPSI ke depan,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar IPSI atas dukungan dan kebersamaan selama masa kepemimpinannya. Kepala Negara berharap IPSI terus menjadi garda terdepan dalam membina karakter bangsa sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah global. (*)

Tombol Google News

Tags:

prabowo ipsi ketum ipsi Menlu Sugiono Presiden Prabowo munas ipsi