KETIK, PACITAN – Seorang warga di Kabupaten Pacitan dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mencari ikan dengan cara menjala di kawasan Pantai Pancer Door, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Minggu, 24 Mei 2026.
Korban diketahui bernama Sumarjan (58), seorang pekerja swasta asal Lingkungan Barean RT 01/RW 08, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 08.30 WIB untuk mencari ikan dengan cara menjala di kawasan Pantai Pancer Door.
Namun sekitar pukul 09.00 WIB, korban yang sedang berada di tepi pantai tiba-tiba tergulung ombak dan hanyut terbawa arus hingga tenggelam.
Kapospol Airud Pacitan, Indro Wibowo mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh rekan korban bernama Katwadi yang berada di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Rekomendasi WiFi Murah di Pacitan, Rp100 Ribu Bisa Dapat Bonus HP, Umrah hingga Sepeda Listrik“Sekitar pukul 09.00 WIB saudara Katwadi melihat saudara Sumarjan yang sedang menjala ikan tiba-tiba tergulung ombak dan hanyut terbawa arus yang mengakibatkan korban tenggelam,” ujar Aiptu Indro Wibowo, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurutnya, setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung melaporkan kepada petugas lifeguard Pantai Pancer Door yang sedang berjaga di sekitar pantai.
“Selanjutnya saudara Katwadi melaporkan kejadian tersebut kepada petugas lifeguard Pantai Pancer Door saudara Wahyu Aji yang pada saat itu sedang patroli di pinggir pantai,” imbuhnya.
Setelah menerima laporan, petugas lifeguard bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian terhadap korban di lokasi kejadian.
Baca Juga:
PDI Perjuangan Pacitan Mulai Move On dari Dominasi Senior“Kemudian saudara Katwadi bersama saudara Wahyu Aji dan masyarakat sekitar mencari keberadaan korban. Setelah dilakukan pencarian dan pertolongan, sekitar pukul 09.30 WIB korban berhasil ditemukan di seputaran TKP dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.
Usai ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju RSUD Pacitan guna dilakukan pemeriksaan medis dan visum.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban atas nama saudara Sumarjan murni meninggal dunia dikarenakan tenggelam,” pungkas Aiptu Indro Wibowo.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika ombak sedang tinggi dan arus laut cukup kuat.(*)