Mengenal BOUMI, Brand Personal Care Anak Garapan UB dengan Inovasi Sunscreen Rambut Jagung

17 April 2026 16:25 17 Apr 2026 16:25

Lutfia Indah, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Mengenal BOUMI, Brand Personal Care Anak Garapan UB dengan Inovasi Sunscreen Rambut Jagung

UB mengenalkan produk BOUMI yang berguna untuk personal care anak, salah satu produk inovatifnya ialah sunscreen dari rambut jagung. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) telah meluncurkan Boumi, brand untuk personal care anak. Salah satu inovasi yang dihadirkan ialah sunscreen dengan bahan dasar rambut jagung yang dijamin aman untuk anak.

Produk tersebut telah dikenalkan dan didistribusikan di Batu Love Garden (Baloga) Kota Batu. Dosen Teknologi Pertanian UB sekaligus inovator, Dr. Rosalina Ariesta Laeliocattleya menjelaskan pemilihan rambut jagung dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memanfaatkan sesuatu yang tidak bernilai menjadi bernilai guna.

"Rambut jagung ini ternyata memiliki warna, kita ketahui sendiri bahwa sinar ultraviolet ketika cahayanya ditembakkan, maka diperlukan suatu bahan yang salah satunya juga memiliki pigmen warna. Dari dasar inilah kami yakin kemungkinan ada potensi sinar ultraviolet atau penangkal UV melalui rambut jagung," ujarnya, Jumat, 17 April 2026.

Produk tersebut telah dilengkapi dengan SPF 50 PA+++ dan diproduksi atas kolaborasi bersama PT Cedefindo selaku anak perusahaan Martha Tilaar. Riset dari sisi in vitro dan in vivo terhadap sunsreen rambut jagung telah dilakukan dengan berbagai metodologi ekstraksi dan lainnya. 

Dari riset, diketahui bahwa rambut jagung mempunyai potensi fotoprotektif yang cukup baik, ditambah dengan bahan aktif dari produk sunscreen yang tetap menggunakan bahan alami.

"Anak-anak memiliki karakteristik kulit yang cukup sensitif. Penggunaan sunscreen yang selama ini berbahan kimia sintetis, kami ingin cari alternatif lainnya yaitu menggunakan bahan baku atau bahan aktif yang alami, kemudian aman, dan ramah lingkungan," ungkapnya.

Sementara itu, Prof Unti Ludigdo, Wakil Rektor Bidang V UB, menjelaskan, BOUMI menjadi bentuk kolaborasi bisnis dan komunitas yang diperkuat dengan peran pemerintah. BOUMI dinilai menyumbang riset dasar, formulasi, dan pengelolaan kekayaan intelektual.

"Kami tidak ingin riset kami hanya dibaca. Kami ingin riset kami juga dirasakan oleh masyarakat," ujarnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

#UniversitasBrawijaya #SunscreenRambutJagung #Boumi #personal care anak batu love garden Baloga