Mengenal Bleigießen, Tradisi Ramalan Tahun Baru dari Jerman

Jurnalis: Filza Tiarania
Editor: Rahmat Rifadin

1 Jan 2026 14:01

Thumbnail Mengenal Bleigießen, Tradisi Ramalan Tahun Baru dari Jerman
Gambaran tradisi Bleigießen yang dilakukan ketika tahun baru (Foto: Istock photo)

KETIK, SURABAYA – Momen pergantian tahun selalu diwarnai beragam tradisi unik di berbagai belahan dunia. Di Jerman, salah satu ritual yang kerap dilakukan saat malam Tahun Baru adalah Bleigießen, sebuah tradisi meramal nasib dengan cara melelehkan logam dan membaca bentuk yang dihasilkan.

Bleigießen berasal dari kata Blei yang berarti timah dan gießen yang berarti menuangkan. Dalam praktiknya, potongan kecil timah dilelehkan di atas api, lalu dituangkan ke dalam wadah berisi air dingin. Logam cair tersebut akan membeku dengan cepat dan membentuk pola acak. Bentuk inilah yang kemudian ditafsirkan sebagai simbol peruntungan di tahun yang akan datang.

Setiap bentuk dipercaya memiliki makna tersendiri. Bentuk menyerupai hati sering diartikan sebagai pertanda cinta atau hubungan yang harmonis, sementara kapal melambangkan perjalanan atau perubahan. Mahkota kerap dikaitkan dengan kesuksesan, sedangkan bola dianggap sebagai simbol keberuntungan. Jika bentuk yang muncul sulit dikenali, hal itu diyakini sebagai tanda akan adanya kejutan atau hal tak terduga di masa depan.

Tradisi Bleigießen telah dikenal sejak berabad-abad lalu dan biasanya dilakukan bersama keluarga atau teman dekat pada malam pergantian tahun. Meski berunsur ramalan, ritual ini lebih dimaknai sebagai hiburan dan sarana refleksi, bukan sebagai penentu nasib yang mutlak.

Baca Juga:
Magnet Religi Kota Santri, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Puncak Perayaan Syawalan Kaliwungu Kendal

Namun seiring perkembangan zaman, praktik Bleigießen mengalami penyesuaian. Penggunaan timah murni mulai ditinggalkan karena berisiko bagi kesehatan dan lingkungan. Sebagai gantinya, banyak orang menggunakan bahan yang lebih aman, seperti lilin atau logam bebas racun, tanpa menghilangkan esensi tradisi tersebut.

Bagi masyarakat Jerman, Bleigießen bukan sekadar ritual membaca masa depan, melainkan juga simbol harapan dan kebersamaan. Di tengah suasana refleksi akhir tahun, tradisi ini menjadi cara sederhana untuk menyambut tahun baru dengan optimisme dan rasa ingin tahu akan hari-hari yang akan datang. (*)

Baca Juga:
Lautan Manusia Padati Bukit Jabal, Ribuan Peziarah Hadiri Haul Kiai Guru di Kaliwungu
Baca Sebelumnya

Gebrakan Khofifah! Konektivitas Tanpa Batas Jadi Strategi Perkuat Jatim Sebagai Gerbang Baru Nusantara

Baca Selanjutnya

Berdiri di Jantung KEK Singhasari, Hellomotion High School Hadirkan Pendidikan Kreatif di Malang Raya

Tags:

Tahun baru Jerman Bleigießen timah ramalan Tradisi

Berita lainnya oleh Filza Tiarania

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

18 Maret 2026 05:00

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

17 Maret 2026 15:19

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

15 Maret 2026 13:01

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

14 Maret 2026 11:05

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

13 Maret 2026 15:45

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

13 Maret 2026 12:35

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar