Mendikbud Resmi Coret Pramuka dari Ekskul Wajib Sekolah, Ini Tanggapan Tokoh Muda Jatim

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

1 Apr 2024 13:50

Thumbnail Mendikbud Resmi Coret Pramuka dari Ekskul Wajib Sekolah, Ini Tanggapan Tokoh Muda Jatim
Lia Istifhama aktivisis dan tokoh Jawa Timur (dua dari kiri) bersama CEO Ketik Media Kiagus Firdaus (kiri) saat menghadiri acara pramuka di Jember, Senin (1/4/2024). (Foto: dokumen pribadi Lia Istifhama)

KETIK, SURABAYA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah resmi menghapus Pramuka dari daftar ekskul wajib di sekolah. Hal ini membuat senator terpilih sekaligus tokoh muda Jawa Timur Lia Istifhama merasa prihatin dengan keputusan tersebut.

Keputusan itu dituangkan dalam Peraturan Mendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Permendikbud Nomor 12 Tahun 2024 ini tetap mewajibkan sekolah menyediakan ekskul Pramuka. Namun sifatnya kini sukarela dan tidak wajib.

“Sangat disesalkan atas dihapusnya Pramuka dari ekskul wajib. Semoga ini masih bisa dipertimbangkan ulang,” jelasnya, Senin (1/4/2024).

Baca Juga:
MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

Lia menilai kegiatan Pramuka sangat dibutuhkan untuk stimulus anak didik berdaya dan berkarya. Ia menilai Pramuka merupakan salah satu tahapan penting bagaimana anak didik ditempa untuk berdaya dan berkarya.

"Kata berkarya jelas tampak dari padanan kata Pramuka yang merupakan singkatan dari praja muda karana, yaitu rakyat muda yang suka berkarya,” ucapnya.

Ia pun kemudian menjelaskan pentingnya tahapan Gerakan Pramuka. Kegiatan ini membentuk anak didik untuk memiliki kemandirian dan daya saing serta membangun kreativitas sesuai tahapan usia atau kemampuan kognitifnya.

"Melalui Gerakan Pramuka mulai dari Pramuka Siaga, lanjut Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega,” ucapnya.

Baca Juga:
Modus Iming-iming Jadi Pembina Pramuka, Oknum Guru di Kesesi Pekalongan Cabuli 5 Siswa

Dengan pola pendidikan dan tempaan mental yang didapat anak didik melalui Gerakan Pramuka, itu sangat tepat dan sistematis sesuai sikap dan kemampuan anak di usia tertentu.

Melalui buku saku pramuka yang jadi pedoman untuk dihafal dan dipraktekkan, sejatinya inilah pembelajarann lengkap yang penting untuk diterima anak-anak. "Mereka belajar menghafal, belajar tanggung jawab, dan belajar kerjasama, belajar mandiri dan berani, dan sebagainya. Inilah character building,” ucap Lia.

Untuk memastikan kemanfaatan dari Pramuka, ning Lia pun mengisahkan masa kecilnya saat menjadi Pramuka Siaga. Pramuka merupakan proses pembelajaran di usia sekolah yang sangat penuh kesan.

"Ingat betul, saya dulu masuk di grup Dahlia. Dengan masuk dalam grup yang bernama bunga, maka inilah penguat karakter anggun dan santun yang harus dimiliki oleh perempuan. Kalau anak laki-laki kan nama hewan, dengan tujuan menumbuhkan ketangkasan,” ceritanya.

Alasan itulah yang membuat Lia berharap agar penghapusan Pramuka dari ekskul wajib dipertimbangkan ulang.

“Apalagi jika bicara passion, pola pembelajaran dalam Pramuka sangat menjawab kebutuhan passion anak, kok. Jadi tidak ada alasan yang cukup kuat untuk menjadikannya sebatas ekskul pilihan,” tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Kitab Berusia Lebih dari 3 Abad Lengkapi Koleksi Naskah Kuno di Masjid Al-Akbar Surabaya

Baca Selanjutnya

Kasus Korupsi PMI Kota Yogyakarta, Kejari Kembali Tetapkan Satu Tersangka

Tags:

Pramuka mau dihapus Ekskul Pramuka Pramuka Aktivis Jatim Tokoh muda Jatim Lia Istifhama DPD RI

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar