Mandek Setahun Terganjal Pusat, Bandara Perintis Pacitan Masih Abu-abu

Editor: Al Ahmadi

24 Feb 2026 16:48

Thumbnail Mandek Setahun Terganjal Pusat, Bandara Perintis Pacitan Masih Abu-abu
Ilustrasi Bandara Perintis di Pacitan. (Dok. Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Progres pembangunan bandara perintis di Kabupaten Pacitan mandek.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pacitan, Abdul Malik Gusmida, mengatakan hingga kini belum ada perkembangan baru setelah tahapan preview desain dan selection lokasi pada akhir 2024.

“Masih sama dengan terakhir kemarin. Artinya kita Pemkab tetap berupaya mengusulkan agar direalisasikan adanya Bandara Perintis. Tapi kewenangannya ada di pemerintah pusat, jadi kita menunggu,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.

Abdul Malik menyebut, selain belum adanya tindak lanjut dari pemerintah pusat, kendala teknis juga muncul terkait posisi Pacitan yang masuk Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). 

Baca Juga:
Personel TNI Huni Wisma Atlet Pacitan, Proyek Batalyon Teritorial Segera Dimulai

"Karena kan Pacitan juga jadi pangkalan TN AU Lanud Iswahyudi, jadi sering juga dipakai latihan militer. KKOP harus dipastikan memenuhi aspek keselamatan sebelum proyek dapat dilanjutkan," ungkapnya.

Baru-baru ini, lanjutnya, Pemkab Pacitan juga telah melakukan audiensi daring dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam upaya penguatan pengusulan Infrastruktur tersebut.

Lebih lanjut, usulan bandara tersebut telah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pacitan 2023-2043 dan dilengkapi dokumen feasibility study (FS) yang sudah direviu sejak 2023.

Bandara perintis, diusulkan berlokasi di Dusun Salam, Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku. 

Baca Juga:
Pemkab Tegal Beberkan Rencana Besar, Bangun PSEL dan Perbaiki Jalan Jelang Lebaran

Dari hasil FS draft awal, lokasi di Pringkuku dinilai layak secara teknis. Area relatif datar dan arah angin mendukung untuk operasional penerbangan.

“Kalau hasil FS draft-nya itu, secara flat area dan angin memungkinkan untuk dikembangkan. Secara detail engineering design dan FS, lokasi di Pringkuku memungkinkan untuk pembangunan bandara,” jelasnya.

Sebagai daerah di ujung barat daya Jawa Timur yang berbatasan dengan Yogyakarta dan Jawa Tengah, Pacitan dinilai membutuhkan akses transportasi udara untuk membuka keterisolasian. 

Selama ini, konektivitas masih bertumpu pada jalur darat dengan kondisi geografis perbukitan.

Bandara perintis dirancang tidak hanya untuk angkutan penumpang, tetapi juga mendukung distribusi logistik dan mobilitas barang. 

Keberadaannya diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata, perikanan, pertanian, hingga UMKM.

“Kita tetap kawal dan berharap segera ada keputusan agar bisa bergerak ke tahap berikutnya,” pungkas Abdul Malik Gusmida.(*)

Baca Sebelumnya

Las Mobil Berujung Petaka, Dua Rumah dan Kendaraan di Kota Malang Hangus Terbakar

Baca Selanjutnya

Yudisium FBS Unikama, Siap Membangun Identitas Profesional di Era Kolaborasi Human-AI

Tags:

Bandara Perintis Pacitan KKOP Abdul Malik Gusmida Pringkuku RTRW Pacitan Infrastruktur Daerah Konektivitas Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar