KETIK, SURABAYA – Persebaya kembali berlatih usai libur kurang lebih satu pekan memperingati Hari Raya Idulfitri. Pelatih Bernardo Tavares juga menyebut selama libur fisik pemain masih terjaga.
"Semua pemain memiliki berat badan yang sama (sebelum libur), jadi itu positif," katanya sebelum memimpin latihan di Lapangan ABC, Senin 23 Maret 2026.
Berat badan pemain yang tetap terjaga selama libur ini, karena Tavares menerapkan aturan ketat. Setiap pemain wajib mengirimkan video kepada tim pelatih untuk dipantau.
"Semua pemain mengirimkan video setiap hari, sesuai dengan program yang kami tentukan untuk setiap pemain. Beberapa dari mereka juga baru pulih dari cedera," lanjutnya.
Sedangkan untuk pemain yang baru pulih dari cedera, Tavares mengaku sudah berdiiskusi dengan tim medis mengenai kondisi para pemain tersebut.
"Kami berdiskusi dengan tim medis bagaimana untuk meningkatkan cara kerja kami untuk musim depan, agar lebih baik. Karena tidak masuk akal, jika klub merekrut pemain dan kemudian pemain tersebut lebih sering cedera dan tidak membantu di lapangan," tegasnya.
Sebagai pencegahan pelatih berkepala plontos itu menyampaikan agar memperbanyak peralatan untuk melakukan perawatan kepada pemain-pemain cedera dan kepada mereka yang melakukan pemulihan.
"Seperti pijat dan kompres es. Karena saat ini dalam sepak bola intensitas permainan selalu tinggi dan terkadang pemain tidak memiliki waktu cukup untuk pulih," ungkapnya.
Ia yakin dengan semakin sedikit pemain yang cedera, maka membuat persaingan di Persebaya lebih ketat. Tavares juga memiliki lebih banyak pilihan pemain untuk dimainkan pada sebuah pertandingan.
"Mereka dapat bersaing untuk posisi tersebut karena inilah yang saya rasakan di tim kami. Karena kami tidak memiliki banyak persaingan di dalam tim," pungkasnya. (*)
